H-10 idul fitri Ormas Gival dan LAK Galuh Pakuan akan blokir jalan Tol Cipali

      SUBANG (MGO) - Komisaris PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Sandiaga Uno jangan berharap jalan Tol Cipali bisa beroperasi dengan lancar. Pasalnya tiga kelompok aktivis akan Blokir jalan Tol Cipali dengan 5 truk matrial batu kali, pasang spanduk 10 meter dan akan berkemah di jalan Tol Cipeundeuy pada H-10 idul fitri mendatang.

      3 kelompok aktivis yang tergabung dalam Gabuangan Aktivis Subang (GAS) adalah Ormas Gival, LAK. Galuh Pakuan, kelompok pecinta alam Abisatya Subang dan sejumlah penggiat dari mahasiswa Subang yang akan mengerahkan sekira seribu orang ditambah oleh 29 keluarga pemilik lahan yang tanahnya belum dibayar.

      "Momentum hari raya Lebaran 2015 tidak akan trerwujud dengan aman dan lancar, apabila pihak terkait belum juga membayar tanah rakyat yang digunakan proyek Tol. ini bukan gertakan, tapi akan kami buktikan,"ujar Koordinator GAS, Pirdaus B.Ns. yang akrab dipanggil Dauscobra juga sebagai Ketua Umum Ormas Gival.

      Untuk itu, dilanjutkan Dauscobra, yang diinginkan Sandiaga bahwa tol Cipali menjadi berkah ramadhan untuk memudahkan akses masyarakat yang dapat menggunakan jalan tol yang beroperasi pada 13 Juni 2015 akan terhenti pada H-10 idul fitri mendatang sebagai puncak kemarahan rakyat Subang. Sehingga adanya event Cipali Duo-Challenge, jalur Cipali pasti akan terhenti total.

      "Apabila PT.LMS dan pemerintah tidak merespon keinginan pemilik tanah Insya Allah kami akan kerahkan seribu personil untuk memblokir jalan tol di Cipeundeuy dengan matrial batu dan pemilik tanah akan berkemah sampai keinginannya dicumponi,"ucap Dauscobra.

      Ditambahkan Ketua Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan, Evi Silviadi dijamin tol Cipali tidak akan lancar, dan akan tersendat dengan aksi besar sejumlah aktivis dan keluarga pemilik tanah yang belum dibayar."Sebelum pihak terkait membayar tanah rakyat yang digunakan proyek tol yang sesuai dengan keinginan pemilik kami akan buktikan bela rakyat Kami dengan memblokir jalan tol pada H-10 Idul fitri mendatang, Saya sendiri akan kerahkan 500 personil, Ormas Gival 500 personil, ditambah penggiat aktivis Subang dan keluarga pemilik lahan,"tambah Evi.

      Sementara itu hasil investigasi dan klarifikasi para penggiat yakni dari Ormas Gival, LAK Galuh Pakuan dan mahasiswa ditemukan ada sekira 29 orang tanahnya belum dibayar, bahkan pemilik tanah di Cipeundeuy kehilangan mata pencahariannya. di Pada Asih Cibogo sejumlah masyarakat tidur ditenda akibat rumahnya dirubuhkan paksa tanpa adanya surat eksekusi. di Kecamatan Kalijati ada seorang pemilik lahan struck akibat menunggu tanahnya belum dibayar.(*).

        • Dibaca: 2216 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...