Penegak Hukum Segera Lidik Bimair Subang

      SUBANG (MGO) – Diharapkan penyidik Tipikor Polda Jabar, Kejati Jabar, dan KPK Jakarta segera melakukan penyelidikan adanya dugaan KKN dalam proses lelang, dan adanya dugaan pemerasan kepada penyedia barang dan jasa (kontraktor) yang dilakukan oleh oknum pejabat Dinas Bina Marga dan Pengairan (Bimair) Kab.Subang.

      Hal tersebut diungkapkan oleh tokoh masyarakat Subang, Ade Unel ketika dikonfirmasi digedung DPC.PDI Perjuangan Kab.Subang, Kamis (21-05-2015). Menurut Ade dikatakan adanya dugaan KKN dalam proses lelang karena terjadi kotak katik dan kongkalikong para pihak guna memenangkan tender salah satu kontraktor. Sedangkan diduga terjadi pemerasan karena adanya pihak ketiga yang kemungkinan ditunjuk oleh dinas Bimair untuk mengumpulkan dana kemitraan dengan nominal yang cukup tiggi yang capaiaanya sekira 10 persen.

      “Penyidik Tipikor Polda Jabar, Kejati Jabar, dan KPK Jakarta mohon segera melakukan investigasi di dinas Bimair Kabupaten Subang, diduga adanya KKN dalam proses/tahapan lelang dan adanya dugaan pemerasan kepada para penyedia barang dan jasa oleh oknum dinas Bimair Subang dengan modus uang kemitrann sepuluh persen dari nilai pagu proyek. Besar harapan Kami selaku masyarakat, agar kasus dugaan korupsi di dinas Bimair dapat terungkap,”jelas Ade Unel.

      Salah satu contoh dugaan pemerasan terjadi kepada salah satu assosiasi pernah memberikan uang kemitraan kepada Kepala Dinas Bimair Subang yang nilainya mencapai Rp.700juta dengan kesepakatan assosiasi tersebut mendapatkan paket proyek dengan nilai proyek Rp.7milyar baik paket proyek juksung maupun paket proyek lelang. Hal tersebut menandakan bahwa pemerasan telah terjadi ditubuh Bimair Subang dengan terang-terangan dan hal itu perlu dihentikan dan dilaporkan bersama oleh para kontraktor yang merasa dirugikan, maka dari itu para kontraktor jangan merasa takut untuk maju bareng laporkan oknum Bimair atau pihak ketiga yang mewakili dinas Bimair menampung uang kemitraan.

      “Para penyedia barang dan jasa (CV/PT) se kab.Subang uang sepuluh persen yang anda setorkan ke oknum Bimair bukanlah kasus suap menyuap…! Ga usah takut ketika penyidik Polda dan Kejati Jabar meminta keterangan anda. Ini adalah kasus pemerasan murni dengan modus uang kemitraan yang menjadikan anda sapi perahan tiap musim kegiatan APBD oleh oknum Bimair Kab.Subang.kesaksian anda sangat berarti demi Subang yang bersih bermartabat…!!!,”ujar Ade Unel.

      Adapun perihal adanya salah satu assosiasi, dilanjutkan Ade Unel memberikan uang kemitraan senilai Rp.700juta yang diberikan kepada Kadis Bimair Subang dengan kesepakatan assosiasi tersebut akan mendapatkan paket proyek seluruhnya senilai Rp.7miliyar.”Karena saya tahu perihal tersebut saya sempat akan diberi uang senilai 80 juta rupiah oleh pihak ketiga, namun saya menolak karena saya menginginkan untuk pembangunan di SUbang bias terwujud dengan aman dan nyaman, tanpa ada pemerasan,”jelas Ade Unel.

      Selain perihal tersebut juga Bimair telah mengulur-ulur surat perintah kerja (SPK) yang mestinya diberikan pada tanggal 4/5-2015 akan tetapi sampai dengan tanggal 22/5-2015 SPK belum juga muncul, bersamaan dengan hal tersebut para kontraktor yang telah mendapatkan paket proyek belum bias mengerjakan proyek yang sekaligus pihak Bimair Subang sengaja menghambat pembangunan.

      Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (Bimair) Kab. Subang, Besta Besuki ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut melalui pesan singkat sampai dengan berita ini ditayangkan yang bersangkutan tidak menjawab. Akan tetapi menurut salah seorang Ketua Assosiasi yang diindikasikan telah menyogok kepada Kadis Bimair yang bersangkutan tidak meresa memberikan uang senilai Rp.700juta. “Jangankan Saya ngasih uang sebesar itu, dengan Kadis pun belum pernah bertemu, bahkan menelepon pun belum pernah. Mungkin hal itu isu seseorang yang tidak puas dengan sikap Kadis Bimair,”ujarnya.(*).

        • Dibaca: 926 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...