Jajaran Pemkab.Subang Wajib Merespon Perhatian Pempus

      SUBANG (MGO) - Bupati Subang mengintruksikan kepada jajaran pemkab. Subang supaya merespon dengan baik perhatian Pemerintah Pusat ke Kabupaten Subang.

      Perhatian pemerintah pusat yang dimaksud Ojang ialah ditandai dengan kunjungan Presiden Joko Widodo pada 28 Desember 2014 dan Kunjungan Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel pada 5 Januari lalu ke Kabupaten Subang

      Menurut Ojang kunjungan Pemerintah Pusat ke Subang hendaknya direspon secara baik dengan membangun komunikasi dengan pihak-pihak terkait. Dengan memberikan informasi yang benar mengenai kondisi yang dihadapi daerah. Terlebih pemerintah pusat saat ini tengah fokus pada Sektor Pertanian dan Sektor Kemaritiman yang keduanya berpotensi besar untuk di Wilayah Subang.

      “Saya sampaikan  kepada kepala-kepala dinas terkait bagaimana apakah menyimpan nomor kontaknya?” kata Ojang kepada penulis di Ruang Kerjanya, Senin (12/1/2015). Lalu supaya mereka membangun komunikasi yang intens agar perhatian pemerintah pusat bisa dirasakan manfaatnya  pada pembangunan di Kabupaten Subang. Komunikasi yang dibangun oleh SKPD dengan Dirjen ataupun dengan stakeholder terkait lainnya.

      Berkaitan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi) Sukamandi lalu hendaknya bisa memacu motivasi para petani yang digerakkan oleh aparatur pemerintah. Penyaluran bantuan alat pertanian dan upaya serius pemerintah pusat dalam membenahi sarana pertanian merupakan salah satu indikator keseriusan pemerntah pusat dalam mewujudkan Swasembada pangan. Sementara Kabupaten Subang bersama Provinsi Jawa Barat memiliki tanggung jawab produksi sebesar 2 juta ton dari tambahan total kuota sebesar 11 juta ton.

       

      Guna menjaga kepercayaan pemerintah pusat dalam pemenuhan kuota tersebut perlu dikawal dengan baik. Khususnya mengenai upaya memaksimalkan pengairan untuk pertanian. Misalnya pengairan persawahan di Pantura dari Jatiluhur yang harus melalui Indramayu dulu maru ke Subang. “Bagaimana jika kemudian dibuatkan saluran buangan supaya bisa mengairi 5 kecamatan di Pantura Subang,” jelas Ojang mengupamakan.

      Selanjutnya untuk mengatasi pengendalian harga produksi pertanian, Kementrian Perdagangan RI mencanangkan Sistem Resi Gudang (SRG) yang dicanangkan di Kecamatan Binong Kab Subang. “Pemerintah (pusat) mempercayakan percontohannya dilakukan di Subang. Namun saya kemudian menyampaikan kepada pemerintah bahwa kita kekurangan gudang untuk menampung komoditas yang diresikan,” jelas Ojang kembali.

      SRG merupakan upaya untuk menjaga harga komoditas tetap menguntungkan antara kedua belah pihak. Selanjutnya kata Ojang seringkali pemerintah dalam dilema. Ketika harga komoditas murah petani mengeluh, sebaliknya ketika langka konsumen yang mengeluh. Maka dengan SRG kedua kondisi tadi bisa diatasi dengan baik.

      Menekan biaya produksi pertanian seoptimal mungkin kemudian dilakukan pengendalian distribusi barang melalui SRG dengan tetap memperhatikan kesejahteraan petani dan keamanan ketersediaan barang di pasaran.

      Berbagai perhatian dan kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Kabupaten Subang juga sangat didukung oleh peranan media massa dalam mempublikasikannya. Oleh karena itu, Bupati Ojang sangat berharap supaya media bisa memberikan informasi yang akurat dan baik sehingga kepercayaan pemerintah pusat tetap terjaga.

      “Tolonglah, media memberitakan pembangunan di Kabupaten Subang dengan baik sehingga kepercayaan pemerintah pusat tetap baik. Kita juga beribadah dibidang itu,”pungkas Ojang.(*).

        • Dibaca: 566 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...