700 Milyar APBD Subang Dihabiskan Untuk Belanja Pegawai

      SUBANG (MGO) - Lebih dari 700 milyar rupiah atau setara 70% anggaran dihabiskan untuk gaji pegawai. Oleh karena kinerjanya perlu memberikan kepuasan kepada masyarakat.

      Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Subang, Ojang Sohandi saat memberikan sambutan pada Pelantikan Pejabat eselon III, eselon IV dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang, Selasa (25/11/2014) di Pendopo Bupati Subang.

      Pejabat yang dilantik sebanyak 506 orang yang terdiri dari 16 pejabat eselon III, 67 pejabat eselon IV dan 423 pejabat fungsional. Dasar pelantikan ialah keputusan Bupati Nomor 421.2/Kep.467-BKD/2014 tentang Pengangkatan pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural Eselon III dan Eselon IV dan Keputusan Bupati Nomor Nomor 421.2/Kep.468-BKD/2014 tentang tentang Pengangkatan pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional.

      Pada kesempatan tersebut Ojang menyampaikan amanat Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara yang menyatakan perlunya sinkronisasi kinerja antar instansi di daerah. Baik instansi Pemerintah Daerah maupun instansi vertikal. Caranya ialah dengan menjalin silaturahim dengan sesama pejabat. “Sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar instansi,” ujar Ojang menjelaskan.

      Sebab, lanjut Ojang, aset terbesar dari sumber daya manusia (SDM) ialah kekompakan dan komitmen dalam kerja. Kekompakan maksudnya antara atasan dan bawahan nyambung. Ojang dengan tegas menyatakan akan memberlakukan kebijakan yang boleh saja dianggap kejam. Yaitu akan memisahkan antara atasan dan bawahan apabila tampak ketidaknyabungan antara keduanya. “Apakah atasannya dipindahkan atau bawahannya dipindahkan,” tegasnya

      Upaya ini dilakukan guna menjaga peningkatan kualitas kinerja aparatur pemerintah. “Jangan sampai kinerja terganggu hanya ada unsur ketidaksenangan dalam bekerja,” jelsnya lagi.

      Disampaikan pula bahwa periode 2014 - 2019 adalah masa berakhirnya era Birokrasi Priayi dan berganti dengan Era Pamong Praja (pelayan masyarakat). “Bukan pangreh atau pejabat yang dilayani tetapi sebaliknya yang melayani masyarakat,” ujarnya lagi. Ditekankan bahwa pengangkatan pejabat didasarkan atas usulan dari atasannya. bukan semangat like and dislike.

      Sedangkan amanat yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kab Subang, Drs. H. Abbdurakhman, M.Si, selaku Ketua Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) Kabupatemn Subang mengatakan bahwa tantangan yang menonjol dari aparatur Pemerintah secara umum ialah kurang disiplin dan mental attitude yang kurang. Maka dalam pertimbangan penempatan pejabat yang sekarang dilakukan atas dasar supaya mereka menjadi imam dalam melaksanakan tugas jabatannya.(*).

        • Dibaca: 544 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...