Pada Operasi Ketupat Lodaya 2014 Polres Subang Kerahkan 1100 Personil

      SUBANG (MGO) - Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2014, Polres Subang Jawa Barat menurunkan personil sebanyak 1100 orang yang 701 personil diantaranya merupakan BKO (Bawah Kendali Operasi) dari Mabes Polri. Dalam pelaksanaannya didukung Pos Pengamanan (Pos Pam) di Jalur Pantura sebanyak 9 pos, di jalur tengan dan jalur selatan masing-masing 2 Pos Pam.

      Menurut Kapolres Subang, AKBP Chiko Ardwiatto, pos pengamanan didukung oleh Pos Pengatur (Pos Gatur) dan Pos Kancil terdiri personil sepeda motor yang hunting dan siap mengurai apabila terdapat simpul-simpul kemacetan. Tiap 1 kilometer, kata Chiko terdapat 2 personil polisi yang mengamankan.

      Pihaknya juga telah meindetifikasi titik pasar tumpah sekaligus menghimbau supaya selama kegiatan mudik untuk menghentikan kegiatan. Pasar tumpah di wilayah Subang terdapat di Pasar Ciasem, Sukamandi, Pusakanagara. Kalijati dan Jalancagak.

      Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Subang usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya di Mapolres Subang, Senin (21/7/2014). Apel tersebut dipimpin oleh Bupati Subang, Ojang Sohandi yang membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Sutarman yang berisikan amanat kepada anggota polisi dan instansi dilibatkan dalam OPerasi Ketupat Lodaya 2014 supaya bersikap santun dan mengutamakan pelayanan kepada para pemudik.

      Diantara amanat Kapolri lainnya yang disampaikan ialah supaya mengantisipasi tindakan dan gangguan ketertiban seperti penyelewengan distribusi bahan bakar minyak (BBM), penimbunan sembako, tawuran antar warga serta sweeping tempat hiburan oleh kelompok tertentu. Kepada semua personil supaya mengoptimalkan peralatan, sarana dan prasarana yang dimiliki yang ada dalam memberikan pelayanan selama kegiatan mudik Idul Fitri 1435 H. Memberdayakan peranan pengamanan swakarsa masyarakat seperti satuan pengamanan di lingkungan pemukiman maupun lingkungan kerja guna membantu Polri dalam mencegah tindak kejahatan.

      Pada kesmepatan tersebut dilakukan pemusnahan sebanyak 5500 botol minuman keras berbagai ukuran dari hasil Operasi Cipta Kondisi Pemilu Legislatif, Pilpres dan Idul Fitri. Dari operasi tersebut berhasil dibekuk sebanyak 26 tersangka.

      Kegiatan pemusnahan dilakukan bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan elemen masyarakat di Mapolres Subang.(*).

        • Dibaca: 548 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...