DPRD Karawang Berguru ke Subang

      SUBANG (MGO) - Untuk mempelajari tentang Peraturan Daerah (Perda) untuk menanggulangi kemiskinan, anggota Komisi D dari DPRD Kabupaten Karawang mengunjungi Kab Subang. Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Karawang, Ahmad Rivai ini diterima oleh Sekretaris Bappeda Kab. Subang , Drs. Memet HM di ruang rapat Bupati, Senin (26-08-2013).

      Diutarakan oleh Ahmad Rivai pihaknya ingin mempelajari tentang berbagai aspek dalam penyusunan Perda tentang Penanggulangan Kemiskinan guna penyusunan yang akan dilaksanakan oleh DPRD Karawang.

      Pada pengantarnya Ahmad Rivai menjelaskan tentang masih tingginya angka kemiskinan. Sebagian besar berada di daerah Pantai Utara (Pantura) Karawang

      Dalam pemaparanya Memet menyampaikan bahwa Kabupaten Subang telah memliki payung hukum Penanggulangan Kemiskinan yaitu Perda No. 8 Tahun 2011 tentang Percepatan dan Strategi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Subang dan Keputusan Bupati Subang Nomor 460.05/Kep.280-Bappeda/2010  Tahun 2010 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) di Kabupaten Subang. Adapun tujuannya ialah berkurangnya jumlah penduduk miskin dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat

      Kemudian disampaikan tentang tugas TKPKD ialah menganalisis Kondisi Kemiskinan, merancang anggaran yang efektif untuk penanggulangan kemiskinan dan mengkoordinasikan dan mengendalikan program-program penanggulangan kemiskinan di daerah.

      Aspek-aspek lain yang menunjang pada upaya penanggulangan kemiskinan tentang hunian yang layak, peningkatan derajat kesehatan. Diutrakan oleh Kepala Dinas Tata Ruang, Pemukiman dan Kebersihan, Sumasna bahwa aspek rumah layak huni bisa mendukung upaya menanggulangi kemiskinan. “Aspek ini bisa dijadikan wacana untuk upaya penanggulangan kemiskinan,” ujarnya.

      Kemudian menurut dr. A sudah saatnya ditanamkan paradigma bahwa kesehatan sebagai investasi. “Bila selama ini investasi cenderung dipandang dari sisi finansial saja, maka perlu dilakukan pencerahan bahwa kesehatan juga sebagai investasi,” jelasnya.

      Ditambahkan oleh Dr. Ahmad Nasuhi, peranan Jaminan Persalinan (Jampersal) kepada masyarakat telah berhasil menekan jumlah kematian ibu melahirkan.(*).

        • Dibaca: 715 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...