Polres Subang Gelar Pasukan Lodaya 2013

      SUBANG (MGO) - Kepolisian akan mengutamakan pencegahan dan melindungi warga. Hal tersebut guna mewujudkan penurunan tingkat tindak kriminalitas dan angka kecelakaan lalu-lintas selama kegiatan mudik dan balik.

      Kata Kapolres Subang, AKBP Chiko Ardwiatto bagi anggota Polisi selama itu tidak ada cuti dan menitik beratkan perhatian kepada tidak pencurian rumah kosong, perampokan nasabah bank di titik krusial yang diperkirakan akan meningkat ancamannya pada masa menjelang Idul Fitri. Untuk itu anggota Polri diharapkan untuk hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

      “Adapun langkah terobosannya dengan menempatkan 6200 personil di sepanjang Jalur Pantura untuk mengurai berbagai kemacetan maupun kecelakaan lalu-lintas,” ujar Kapolres Subang, AKBP Chiko Ardwiatto membacakan Sambutan Kapolri saat bertindak sebagai Inspktur Upacara pada Gelar Pasukan Opersi Ketupat Lodaya – 2013 Polres Subang di halaman Mapolres Subang, Kamis (1/8).

      Selanjutnya disampaikan dengan bersinergi bersama masyarakat akan memberikan rasa aman dan nyaman selama melakukan perjalanan baik darat, laut dan udara dan mengatisipasi aksi terorisme yang dapat menimbulkan keresahan kegiatan masyarakat dalam melaksanakan Idul Fitri. Disamping itu jug akenyamanan dan keamanan dalam melakukan kegiatan baik beribadah, mudik maupun  berwisata.

      Tema yang diambil pada Opersi Ketupat Lodaya 2013 ialah "Kita Sinergikan Pengamanan Arus Mudik dan Arus Balik Untuk Mewujudkan Pelayanan Prima". Masa Operasi Ketupat Lodaya akan berlangsung selama 16 hari.

      Bertindak sebagai Komandan Upacara ialah Kasatlantas Polres Subang AKP Ryko Taruna. Turut hadir dalam apel ialah Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Foko[pimda) dinataranya, Bupati Subang, Ojang Sohandi, Komandan Yonif 312 Kala Hitam, Mayor Inf Donald Erickson dan Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Diding Kurniawan disertai para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

      Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti berupa narkotika jenis ganja seberat 49 kg dan ratusan botol minuman keras berbagai ukuran dan merk serta ratusan butir petasan. Pemusnahan dilakukan oleh jajaran Forkopimda bersama tokoh masyarakat. Barang bukti tersebut merupakan hasil Operasi Cipta Kondisi Bulan Ramadhan 1434 H dengan 2 orang tersangka pembawa narkoba jenis ganja.(*).

        • Dibaca: 819 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...