Ormas Gival Serahkan Berkas Kepada Kapolres Subang

      SUBANG (MGO) - Dalam kegiatan syukuran Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira dan Bintara jajaran Polres Subang dijadikan kesempatan oleh Sekjend Ormas Gival untuk menyerahkan berkas analisa penanganan kasus Polsek Ciasem kepada Kapolres Subang, Sabtu (29-6-2013) di kegiatan syukuran Polres Subang.

      Penyerahan berkas tersebut sekira pukul 11.05 Wib. yang saat itu pasca kegiatan syukuran dalam momen hiburan organ tunggal, nampak Sekjend Ormas Gival, Harmansyah, SH. disambut baik oleh Kapolres Subang, Ajun Komisaris Besar Polisi, Chiko Ardwiatto, Bahkan berkas yang diserahkannya langsung dibaca oleh Kapolres Subang dengan mengungkapkan jawaban atas pertanyaan Sekjend Ormas Gival.

      Adapun berkas yang diserahkan kepada Kapolres Subang berupa surat tembusan Klarifikasi Nomor 171/DPP.OG.01/Srt.Krf./V/2013 tertanggal 22 Mei 2013 tentang Klarifikasi proses hukum yang ditangani Polsek Ciasemyang sampai dengan berita ini ditayangkan Kapolsek Ciasem tidak pernah menjawab surat tersebut. Selain surat klarifikasi terbungkus dalam amplop besar berwarna coklat didalamnya berupa Kronologis kejadian pelaporan kasus WIWIN vs Nengsih versi Ormas Gival sebanyak 3 lembar, surat Kuasa, arsip surat panggilan, copi 9 kwitansi penitipan uang, surat tanda penerimaan laporan, surat tanda penerimaan barang/kwitansi, SP2HP yang pertama, dan SP2HP yang kedua, yang mana surat dan sebendeul persuratan diterima langsung oleh Kapolres Subang, sementara expedisi ditanda tangani oleh bagian staf Polres Subang.

      Menurut Sekjend Ormas Gival, Harmansyah pihaknya menyerahkan surat tembusan dan sebendeul arsip karena pihaknya merasa ada kejanggalan dalam penanganan dugaan kasus tipu gelap yang menjadi kebiasaan yang diproses penyidik Polsek Ciasem sejak 12 Februari 2013 sampai dengan saat ini belum ada penyelesaian yang berkeadilan."Saya tidak perlu mengungkapkan seluruh persoalan hasil analisa kami, yang pasti ketika ada pasal yang dihilangkan kami perlu mempertanyakan. Namun itikad baik Kami kepada Kapolsek Ciasem melalui surat klarifikasi sampai saat ini tidak ada jawaban,"jelas Harmansyah.

      Maka dari itu, ditambahkan Harmansyah, ketika adanya dugaan sangkaan oleh Polsek Ciasem dikenakan pasal 372jo, 378jo, dan 379a KUH.Pidana terhadap pelaku atas 7 korban 9 kwitansi uang titipan yang dituangkan dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan Perkara (SP2HP) yang pertama Nomor SPPHP/01/II/2013/Sek.Csm tertanggal 14 Februari 2013 yakni pasal 379a KUH.Pidana masih ada, namun dalam SP2HP yang kedua Nomor SPPHP/37/IV/2013/Sek.Csm yakni pasal 379a KUH.Pidana ditiadakan alias hilang.

      "Kalau saya tidak bisa menjawab, namun say perlu tanya apa sebabnya satu pasal tersebut menghilang, makanya saya kirim surat kepada Kapolsek Ciasem yang sampai saat ini tidak pernah ada kejelasan, termasuk adanya surat penangguhan penahanan, sementara pelaku tidak pernah ditahan,"tambah Harmansyah.

      Karena dalam situasi bising adanya suara musik organ tunggal sehingga Reporter MGO tidak sempat konfirmasi kepada Kapolres Subang. Semoga saja dengan diterimanya surat tersebut adanya titik terang terhadap penanganan kasus tersebut yang sampai dengan saat ini belum ada hasil proses yang berkeadilan sesuai dengan harapkan para korban yang jumlahnya hampir setengah milyar.(*).

        • Dibaca: 1050 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...