e-KTP Bisa Meningkatkan Akurasi Data Penduduk

      SUBANG (MGO) - Dengan KTP elektronik dapat meningkatkan akurasi data penduduk. Karena dengan data yang akurat dapat meningkatkan pelayanan kepada warga. Tidak seperti sebelumnya untuk keperluan pelayanan harus memiliki KTP lebih dari satu. Maka dengan KTP elektronik atau yang dikenal e-KTP cukup satu KTP sebagai bukti identitas. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris daerah (Sekda) Kab. Subang, Abdurakhman Evaluasi e-KTP di Kab. Subang yang berlangsung di Ruang rapat Bupati Subang, Kamis pagi (17/1).

      Selanjutnya menurut Abdurakhman, dirinya merasa bersyukur berdasarkan laporan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kab. Subang proses perekaman e-KTP telah mencapai 80% atau sekitar 900 ribu dari total 1.139.000 warga penduduk. Untuk menyelesaikannya diberikan batas waktu sampai Bulan Oktober 2013. “Ini merupakan prestasi yang menggembirakan,” ujarnya.

      Untuk itu tiap kecamatan harus mempunyai database sisa yang belum selesai perekamannya. Ditargetkan penyelesaiannya sampai Oktober 2013. Selama pendistribusian, Abdurakhman berharap tidak menimbulkan permasalahan seperti yang terjadi dibeberapa daerah.

      Evaluasi Perekaman e-KTP ini dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) di 30 kecamatan sekaligus memberikan penjelasan dalam proses pendistribusian e-KTP yang telah selesai. Sementara itu disampaikan Kepala Disdukcapil, Drs. Ahmad Jumena bahwa anggaran untuk operasional e-KTP selanjutnya ketika selesai penyelesaian telah disetujui dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

      Oleh karena itu pihaknya berpesan kepada petugas di lapangan supaya penyerahan e-KTP kepada warga tidak dicederai oleh pungutan-pungutan. Karena khawatir anggaran yang telah disetujui akan dibatalkan. Karena penyediaan kartu identitas warga merupakan kewajiban negara yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

      Dijelaskan oleh Kabid Pendaftaran Penduduk, Drs. Ahmad Fauzi, M.Si, secara teknis dalam pendistribusian e-KTP dari Kecamatan dibagikan kepada tiap desa/kelurahan selanjutnya dipilah berdasarkan RW dan RT. Bagi warga yang menerima e-KTP maka KTP lama ditarik dengan dituangkan dalam berita acara. Karena pada KTP lama dan e-KTP ada perbedaan sebaiknya difotocopy dahulu untuk kepentingan bila berkaitan dengan instansi pelayanan publik lainnya seperti perbankan atau kantor pajak.
      Perbedaan yang mungkin terjadi biasanya dalam Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sedangkan bagi e-KTP yang datanya salah, baik nama, kelahiran atau lainnya maka akan dilakukan perbaikan diganti dengan yang benar. Begitu pula bagi warga yang KTP lamanya hilang ketika menerima e-KTP dibuatkan berita acara.(*).

        • Dibaca: 749 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...