Bupati Subang Tantang Pejabat Baru

      SUBANG (MGO) - Bupati Subang, Ojang Sohandi tantang para pejabat yang telah dilantik untuk mengemban tugas baru untuk bisa membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan kinerjanya.

      Sebenarnya, dilanjutkan Bupati, banyak kinerja baik yang telah ditunjukkan oleh SKPD, maka dari itu yang telah baik dalam kinerjanya supaya lebih meningkatkan lagi. Diharapkan para pejabat senantiasa memiliki sikap yang baik di manapun di tugaskan dan dapat dijadikan sebagai amanah dan ibadah dari Allah SWT serta jabatan apapun yang diemban hendaknya dijadikan sebagai kepercayaan pimpinan yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya.

      “Maka bila kedua sikap tadi ada pada setiap pejabat maka tidak akan ada yang merasa dirugikan atau diuntungkan,” kata Bupati Subang, Ojang Sohandi dalam sambutannya usai melantik pejabat eselon II dan eselom III Pemerintah Kabupaten Subang di Aula Pemda Kab. Subang, Senin siang (10/9). Sikap itulah yang seharusnya dimiliki oleh pejabat. Sehingga jabatan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

      Pada kesempatan ini Ojang melantik sebanyak 55 orang pejabat yang terdiri dari 25 orang eselon III/a, 18 orang eselon III/b dan 12 orang eselon II. Dengan memprioritaskan jabatan yang kosong. Sedangkan untuk rotasi, mutasi dan promosi akan dilakukan pada masa selanjutnya. Adapun kriteria penempatan pejabat, lanjut Ojang dilakukan dengan mengkaderkan dari bawah ke atas. Diantaranya jabatan Camat diambil dari yang sebelumnya telah lama menjabat sebagai Sekretaris Camat (Sekmat).

      “Seperti Camat sebagian besar bahkan seluruhnya diambil dari para Sekmat bukan dari Kepala Bidang. Pertimbangan ini bukan like and dis like tetapi ada potensi kemampuan untuk melaksanakan tugas,” jelasnya.

      Lebih dari itu, lanjut Ojang, pemberian kepercayaan jabatan seyogyanya menjadi kesadaran sebagai qodho dan qodar yang telah ditentukan oleh Allah SWT. “Dengan kesadaran sebagai qodho dan qodar Allah SWT akan mendorong melaksanakan tugas dengan baik,” sambungnya lagi.

      Ojang juga memberikan apresiasi baik kepada salah seorang mantan kepala dinas yang berani meletakan jabatan karena merasa tidak mampu melaksanakan tugas.

      “Daripada menjadi beban karena tidak mampu melaksanakan tugas, lebih baik sepeti itu. Berani menyatakan tidak mampu dan meminta supaya diserahkan kepada yang lebih mampu,” jelas Ojang. Sikap ksatria seperti ini perlu dijadikan contoh sehingga tidak memaksakan diri menduduki jabatan ketika merasa tidak mampu melaksanakan tugas.(*).

        • Dibaca: 905 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...