Kebakaran Atau Dibakar !

      SUBANG (MGO) - Kebakaran atau dibakar, pertanyaan tersebut muncul dari berbagai kalangan masyarakat yang ada di sekitar lingkungan kebun tebu dan pelintas jalan Dangdeur, Subang, Jawabarat.

      Seperti halnya kejadian kebakaran kebun Tebu di Kelurahan Dangdeur, Subang yang terbakar pada hari Minggu Siang (26/8/2012) sempati menjadi obrolan warga setempat, bahkan ada pula yang terang-terangan mengatakan bahwa terjadinya kebakaran kebun tebu tersebut ada unsur kesengajaan.”Kebakaran seperti ini mah sudah biasa, hanya bedanya kali ini kebakaran cepat membesar dan sangat luas areal yang terbakarnya,”ucap warga setengah menggerutu.

      Ada pula komentar yang berbeda, bahwa lahan kebun yang ditanami pohon tebu seluas seluas 1,5 hektar habis dilalap api karena kebakaran, yakni kebakaran yang terjadi sejak pukul 12 siang ini diduga dari percikan api kebakaran sampah yang dilakukan oleh masyarakat yang sedang membersihkan lingkungan sekitar perkebunan.

      Akibat kejadian itu sebanyak dua unit kendaraan dari UPTD Pemadam Kebakaran Kab. Subang dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas sempat kesulitan menjangkau lokasi kebarakan sehubungan jauh dari jalan raya ditambah dengan kondisi jalan tengah dipadati oleh pemudik balik.

      Setelah berjuang selama 2,5 jam api akhirnya berhasil dikuasai. Menurut salah seorang petugas pemadam kebaran, Doni Suparman pihaknya sempat kesulitan dengan jalur lalu-lintas yang padat oleh arus balik. Setelah sampai di lokasi pihaknya kemudian berusaha mencapai areal kebakarban yang telah meluas sampai ke pinggir perkebunan. Petugas sempat berjibaku dengan kobaran api. “Kami berusaha memadamkan api dengan menembus areal kebakaran langsung. Alhamdulillah dapat dikuasai,” ujarnya menjelaskan.

      Usai mengusai api personil damkar tetap mewaspadai titik api lainnya yang ternyata ada tiga titik yang terlihat masih mengepulkan asap. Dua titik api yang berdekatan dengan kebun bambu dipadamkan bersama masyarakat secara bergotong-royong. Sempat terjadi beberapa kali ledakan dari batang bambu yang terimbas panas.

      Kendaraan yang dikerahkan sempat kehabisan air. Kemudian berusaha mengambil air di lokasi terdekat. Namun sumber-sumber air disekitar lokasi mengalami kekeringan. Akhirnya mencari ke Wisma Karya. Hingga berita ini ditulis, tengah dilakukan pendinginan dengan 7 orang personil Pemadam kebakaran dan warga. Upaya pendinginginan sekaligus membasahi wilayah-wilayah yang tidak terbakar supaya api tidak meluas. (*).

        • Dibaca: 760 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...