Kapolres Subang Gagal Gatur Lalulintas Arus Mudik

      PANTURA (MGO) - Dihadapan  Kepala Detasemen B Brimod Lembang Bandung, Kepala Polisi Resort Subang terkesan enggan untuk menjawab pertanyaan atas kegagalan Gatur operasi Ketupat Lodaya 2012 pada H-1 Idul Fitri 1433 H., Kapolres hanya menjawab  tidak suka dengan kondisi lalulintas arus mudik yang semrawut.

      "Saya tidak suka dengan kondisi lalulintas arus mudik ini yang semrawut,"Kata Kapolres Subang, AKBP M.Awal Awaluddin saat dikonfirmasi di depan pintu gerbang kantor BB Padi Sukamandi, Sabtu (18-8-2012).

      Jawaban tersebut terkesan Kapolres enggan untuk menjawab pertanyaan MGO bahwa Polres Subang telah gagal untuk Gatur pada operasi Ketupat Lodaya 2012 pada H-1 idul Fitri 1433 H. Kapolres menuduh langsung bahwa kondisi lalulintas yang semrawut semata kesalahan masyarakat (pengguna jalan), karena terjadinya lalulintas arus mudik macet disebabkan pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua, empat maupun lebih banyak yang masuk jalur lawan (Cirebon-Cikampek) sehingga menambah semrawutnya lalulintas yang mengakibatkan macet total.

      "Arus mudik ini macet disebabkan masyarakat mengambil jalur lawan, saya tidak suka kondisi ini,"jelas Kapolres.

      Sementara itu kondisi disejumlah lokasi, menurut pengamatan MGO semrawutnya lalulintas arus mudik bukan semata kesalahan pengguna jalan, namun karena adanya sejumlah ruang terbuka pembatas jalan tidak dikawal oleh petugas Gatur, pun akibat ruang terbuka pembatas jalan tidak dipasang pegaman permanen sehingga mudah digeser oleh pengguna jalan yang pada ahirnya dengan mudahnya memasuki jalur lawan yang kemudian kendaraan berjubel dijalur tersebut yang mengakibatkan pengguna jalan dari arah Cirebon-Cikampek tidak bisa meneruskan perjalanan karena berhadapan dengan kendaraan dari arah Cikampek-Cirebon.

      Demikian pula tidak digunakannya jalur alternatif Sarengseng-Cipeundeuy yang mengakibatkan jalur tersebut kosong dan pemudik yang datangnya membludak tidak tertampung dijalur Cikampek-Cirebon yang pada ahirnya merambah ke jalur lawan.

      Untuk menanggulangi kenmdaraan masuk jalur kanan ahirnya Kapolres Subang memerintahkan personilnya untuk menempati ruang pembatas jalan yang kosong yang berada ditempat-tempat strategi, SPBU dan rumah makan yang diduga menjadi lokasi pemudik masuk kejalur lawan.

      Kepala Detasemen B Brimod Lembang Bandung, AKBP Gatot Sujono yang membawa personil 1 pleton ketika ditanya tugasnya berada dijalur Pantura yang ditugaskan sejak tanggal 11 s/d 26-8-2012 untuk membackup tugas Polres Subang dijalur mudik Pantura.(*).

        • Dibaca: 1303 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...