30 Klotan dan KTNA Wakili Subang Dalam Hari Krida Pertanian

      SUBANG (MGO) - Plt. Bupati Subang, Ojang Sohandi mengharapkan kepada 30 kelompok tani dan nelayan yang menjadi utusan perwakilan Kabupaten Subang bisa memanfaat moment Hari Krida Pertanian (HKP) sebagai media silaturahim antar petani dan nelayan di daerah lain dalam bertukar pengetahuan. Sehingga keunggulan di daerah lain bisa diikuti oleh Subang.

      “Siapa tahu ternyata kita pun memiliki potensi?” ujar Plt. Bupati, Ojang Sohandi saat memberika sambutan pada pelepasan Perwakilan Kelompok Tani dan Nelayan Andalan  (KTNA) di Ruang Rapat Bupati, Senin Pagi (2/7/2012). Pada acara tersebut sebanyak 30 KTNA dari Kabupaten Subang dilepas oleh Plt. Bupati Subang, Ojang Sohandi. untuk mengikuti Hari Krida Pertanian (HKP) ke-40 tahun di Kabupaten Garut yang akan berlangsung dari tanggal 3 – 5 Juli 2012.

      Selain saling berbagi pengetahuan, bisa juga meningkatkan dengan menjalin kerjasama program. Ini pun bisa dilakukan sekiranya ada program yang sama di kabupaten/kota lain di bidang pertanian. Kerjasama yang dilakukan dalam rangka saling melengkapi. Itu bisa dilaksanakan dengan kerjasama yang dilakukan antar kepala daerah.

      Kerjasama baik sharing pengetahuan maupun kerjasama slaing melengkapi antar petani dirasa sangat perlu dilakukan karena profesi petani sangat strategis. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Selanjutnya kata Plt. Bupati, sebaiknya para petani maupun pihak-pihak yang terkait dengan pertanian untuk segera merubah mindset (pola pikir) terhadap petani sebagai profesi yang penting. Dengan cara memberikan penjelasan bahwa profesi petani tidak kalah penting dengan profesi lainnya. “Secara pribadi saya malah menganggap bahwa profesi petani adalah profesi yang mulia. Karena mereka menjadi pendukung kehidupan masyarakat,” tambahnya.

      Dalam hal ini profesi petani dalam arti yang luas. Petani yang didukung oleh pengetahuan dan keahlian dalam menjalin hubungan seluas mungkin. “Kepada anak-anaknya jika setelah selesai sekolah sebaiknya harus kembali untuk membangun desanya di bidang pertanian,” tambahnya lagi. Kebanggaan ini dibuktikan telah banyak pihak yang belajar masalah pertanian ke Kabupaten Subang. Malah beberapa waktu lalu petani dari Amerika Serikat (AS) belajar tentang pertanian organik ke petani di Cijambe.

      Menurut Ketua KTNA Subang, H. Suhendi mengatakan bahwa tim yang akan berangka sebanyak 30 kelompok tani dan nelayan dari 28 kecamatan yang akan menampilkan berbagai keunggulan pertanian dan nelayan di Subang.

      Pelepasan oleh Plt. Bupati dengan didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Drs. H. Djadja Rochadamadja, M.Si dan Kepala BP4KKP, Endang Sutarsa.(*).

        • Dibaca: 918 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...