Diduga Oknum Polisi Militer Bekingi Pekerjaan Proyek Jalan Kalijati - Sukamandi

      SUBANG (MGO) – Pelaksana pekerjaan peningkatan jalan ruas jalan Kalijati-Sukamandi paket 2 diduga dibekingi oleh Oknum Polisi Militer. Hal itu terlihat ketika MGO mengkonfirmasi seseorang yang mengaku sebagai pelaksana proyek yang didampingi 2 orang yang menggunakan topi dan mobil Polisi Militer.

      Saat itu, sekelompok Ormas Gival sepulang dari aksi demo di DPRD Subang Ketua DPP. Ormas Gival didampingi wakil Ketuana, Ade Saepulloh dan puluhan anggotanya menghampiri mess para pekerja pelaksana proyek dari PT.Trisakti Manunggal Perkasa International yang diketahui menggunakan mesin gilas milik Kecamatan Purwadadi.

      Menurut Ade, pelaksana proyek selain berani sekali menggunakan fasilitas rakyat, juga mesin gilas yang bobotnya tidak layak untuk digunakan pelaksanaan jalan setingkat provinsi, pun pelaksana proyek tidak memasang papak proyek (13-6-2012), dan kemudian (14-6-2012) papan proyek dipasang namun tidak tertuang nilai anggarannya.

      Dipapan proyek hanya tercantum nama paket, no./tanggal kontrak, nilai kontrak tidak ada, penyedia jasa PT.Trisakti Manunggal Perkasa International, konsultan suvervisi PT.Puri Dimensi.”Kami menganggap pihak pelaksana proyek sengaja menyembunyikan nilai kontrak, kemungkinannya akan melakukan dan mencoba untuk mengakali proyek tersebut,”jelas Ade.

      Pun disayangkan, dilanjutkan Ade, ketika mengkonfirmasi yang mengaku pihak pelaksana proyek ada oknum Polisi Militer, dugaan itu timbul karena pelaksana proyek menggunakan mobil Polisi Militer beserta 2 orang penumpangnya yang diduga oknum Polisi Militer terlihat dari Topi yang digunakannya.

      Bahkan, ditambahkan Ade, yang mengaku pelaksana proyek, Ridwan tidak bisa memperlihatkan SPK maupun Bestek proyek pekerjaan peningkatan jalan ruas jalan Kalijati-Sukamandi paket 2 yang ada di STA Dusun/Desa Rancabango Kecamatan Patokbeusi, Subang, Jawabarat.”Kami sangat menyayangkan pihak pelaksana tidak bias memperlihatkan SPK dan Bestek malah mengandalkan oknum Polisi Militer yang terkesan tuk membekingi,”jelas Ade.

      Sementara itu, Iwan yang katanya masih sebagai pelaksana saat dikonfirmasi melalui ponselnya pun tidak mau menjawab akan memperlihatkan SPK dan Bestek, bahkan ketika ditanya soal penggunaan mesin gilas milik Kecamatan Purwadadi Iwan terkesan menantang karena penggunaan mesin gilas juga untuk kepentingan negara.”Jalan itu kan jalan negara, jadi saya memakai fasilitas negara pun tidak apa-apa, atau tanyakan saja kepada camat,”ujar Iwan.

      Saat camat Purwadadi dikonfirmasi mengenai mesin gilas yang digunakan oleh kontraktor PT.Trisakti Manunggal Perkasa International, camat menyesal telah meminjamkan mesin gilas tersebut dan akan segera menarik kembali mesin gilas tersebut,”Nanti malam (Rabu malam Kamis, 13-6-2012) saya akan tarik kembali mesin gilas tersebut,”kata camat.(*).

        • Dibaca: 1798 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...