Pentingnya Literasi Media Oleh Masyarakat

      SUBANG (MGO) - Pemerintah Kabupaten Subang sangat mengapresiasi upaya membangun SDM yang berkompeten dalam bidang komunikasi. “Pemberdayaan masyarakat yang berkompeten diharapkan memberikan sumbangan yang besar terhadap Kabupaten Subang,” ujar Asisten Administrasi Pembangunan, Ir. Besta Besuki dalam sambutannya mewakili Bupati Subang pada pembukaan Jambore Komunikasi 2012 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Subang (Fikom Unsub) di Aula Pemda Subang, Kamis (31/5).

      Jambore Komunikasi tahun ini mengambil tema “Media Literasi sebagai Bentuk Pemberdayaan Masyarakat Ditengah Kepungan Media Sosial” dengan menghadirkan 2 orang narasumber yaitu Prof. Dr. Atie Rachmiati, M.Si,, dan Dr. Eddy Kurnia.

      Menurut Besta, bahwa keterbukaan informasi yang didorong oleh kemajuan media komunikasi menjadikan dunia menjadi “sempit”. Dibuktikan dengan makin mudahnya masyarakat mengakses informasi melalui media komunikasi yang cukup digerakkan oleh jari. Efeknya ialah diindikasikan bangsa Indonesia sekarang “meninggalkan” idiologi Pancasila dan beralih pada idiologi “entertain” dan “konsumtif”. Oleh karenanya pemberdayaan media literasi oleh masyarakat sangat diperlukan sebagai upaya untuk mengoptimalkan potensi komunikasi yang terjadi dimasyarakat. “Sehingga efek komunikasi yang ditimbulkan menjadi bermanfaat pada kemajuan masyarakat. Khususnya di Subang,” ujarnya. Melalui literasi, lanjutnya, maka penggunaan media menjadi lebih bermanfaat dan bertanggung jawab.

      Prof. Atie pada pemaparannya yang berjudul “Membangun Media Literasi untuk Mencerdaskan Bangsa” menguraikan bahwa media literasi yang digerakan oleh masyarakat sangat perlu dilakukan sehubungan dengan makin mudahnya memperoleh media komunikasi oleh masyarakat. Masyarakat mengakses informasi dari berbagai penjuru dunia cukup dengan menggunakan perangkat komunikasi yang relatif terjangkau oleh semua kalangan didukung oleh akses operator seluler yang makin memberikan kemudahan aksesnya. Efek dari kemudahan keterbukaan akses informasi yang sekarang ada selain memberikan efek positif yang cukup besar, namun tidak sedikit menimbulkan efek negatif. “Fenomena ini selalu bagaikan dua sisi mata uang, - yaitu sisi positif dan negatif. Oleh karenanya perlu ada pemberdayaan dari masyarakat untuk memfilternya,” jelas Atie.

      Efek yang ditimbulkan dari pengaruh media komunikasi jauh lebih signifikan dari efek materi. Karena yang menjadi target komunikasi ialah pikiran dan kesadaran manusia. “Jika berhasil memperngaruhi maka akan hidup terus sampai satu generasi atau bahkan lebih,” tambahnya.

      Dalam kesimpulannya Atie mengeluarkan Rekomendasi Literasi yang isinya supaya masyarakat menumbukan kesadaran tentang pentingnya media komunikasi untuk kepentingan bersama. Selanjutnya membangun kecerdasan dalam menggunakan media komunikasi dengan cara selektif memilih media dan mempergunakan untuk kebutuhan serta dengan sengaja mencari dan memanfaat media komunikasi berlandaskan tujuan yang jelas. Untuk mengefektifkannya masyarakat harus bersinergi dengan pihak-pihak berkompenten lainnya seperti pemerintah, LSM dan pers.
      Dr. Eddy Kurnia menyampaikan pemaparan berjudul “Digitalisasi: Komunikasi yang Terus Berubah”.

      Menurutnya dengan keberadaan media komunikasi yang makin mudah akan memberikan perubahan pada manusia. Khususnya pola pikir, cara pandang maupun gaya hidup yang selalu berubah. Perubahan ini digerakan oleh media komunikasi, - khususnya media komunikasi kontemporer yang telah mengalami digitalisasi.
      Efek keterbukaan yang nyata terasa, lanjut Eddy ialah makin terbuka akan mengubah sistem tidak lagi monopolistik tetapi kompetitif. Untuk menghadapinya diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang siap berkompetisi dalam perubahan yang makin cepat.(*).

        • Dibaca: 3681 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...