Muspida Himbau Masyarakat Antisipasi Aksi Penolakan Kenaikan BBM

      Kapolres Subang sedang membacakan sambutanSUBANG (MGO) - Sekretaris Daerah (Sekda) Subang, Drs. H. Rahmat Soolihin, menghimbau supaya memberikan pengertian kepada masyarakat tentang rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) adalah bukan kepentingan pemerintah semata melainkan ada kepentingan yang lebih utama yaitu menyelamatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

      Hal tersebut disampaikannya pada Apel Siaga Antisipasi Kenaikan Harga BBM oleh Muspida Kabupaten Subang di depan Masjid Agung Subang, Senin siang (26/3/2012). Apel ini dalam rangka mengantisipasi dampak situasi sehubungan rencana akan adanya aksi besar-besaran pada 27 Maret 2012 untuk menolak kenaikan harga BBM.

      Selanjutnya kata Sekda perlu mewaspadai supaya wacana kenaikan BBM tidak menjadi alat menggerakkan masyarakat dan upaya mencari keuntungan diantarana oleh para penimbun BBM. Sementara sikap Pemerintah Kabupaten Subang terhadap rencana kenaikan harga BBM adalah supaya tetap tercipta rasa aman dengan siaga setiap waktu. Mengenai upaya antisipasi dengan anggaran, Sekda mengatakan bahwa hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena penetapan APBD telah dilakukan jauh-jauh hari menjelang wacana kenaikan BBM. "Karena penetapan APBD jauh-jauh sebelum ada wacana kenaikan harga BBM," tambahnya.

      Namun pihak Pemkab Subang akan tetap berusaha menciptakan rasa aman dan nyaman. Oleh karenanya perlu adanya sinergitas antar antara jajaran Muspida untuk mengantisipasinya.

      Sementara itu Kapolres Subang, AKBP Awal Chairuddin, menyampaikan tujuan Apel Siaga ini adalah untuk mewujudkan rasa aman dan terciptanya suasana kondusif dalam penyampaian aspirasi. Kemudian terjaminnya keamanan kelancaran penyaluran BBM dan bahan pokok lainnya sehingga terjamin harga dan ketersediaannya serta terbangunnya sistem tanggap darurat lintas sektoral dalam menghadapi kondisi darurat yang mungkin terjadi.

      Oleh karenanya menghimbau para anggota untuk mempersiapkan mental dan fisik yang prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, melakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi intelijen, babin/babinsa untuk mendeteksi dinamika yang terjadi di masyarakat.

      Dalam penangnan unjuk rasa, kata Kapolres, pihaknya menetapkan 3 indokator:

      Pertama, situasi tertib atau indikator warna hijau pengunjuk rasa berlangsung dengan damai tidak ada penyimpangan. Indikatornya kemampuan aparat keamanan menjamin berlangsungnya unjuk rasa sampai akhir dengan aman.

      Kedua, situasi tidak tertib atau indokator warna kuning. Pada saat aksi unjuk rasa terjadi penebalan pasukan pengendali massa. Pada kondisi ini disiapkan tim ngosiator untuk bernegosiasi supaya pengunjuk  rasa tidak melakukan hal-hal pelanggaran hukum. Indikator keberhasilannya ialah situasi tertib tidak ada pelanggaran hukum dari massa pengunjuk rasa.

      Ketiga  Indikator pelanggaran hukum atau indikator warna merah. Aparat melakukan tindakan tegas kepada pelanggar hukum. Pada situasi ini Kapolres sebagai Pengendali Massa menurunkan pasukan penindak yang dilengkapi oleh peralatan khusus untuk melakukan penindakan hukum. Indikatornya aparat mampu melakukan tindakan tegas kepada poelanggar hukum dengan disertai pengumpulan bukti yang tegas untuk dilanjutkan kepada tindakan penegakkan hukum.

      Sementara itu Komandan Kodim 0605/Subang menghimbau masyarakat supaya tidak anarkis. Mengintruksikan kepada para anggotanya, bila ada tindakan anarkis untuk segera dilakukan tindakan tanpa harus menunggu perintah dengan mengutamakan keamanan. Tindakan harus diiringi dengan dokumentasi yang jelas sebagai pertanggung jawabannya. "Langsung saja lakukan tindakan. Tanpa menunggu perintah. Pertimbangan tindakan untuk mencipatakan rasa aman," tegasnya.

      Untuk mendukung kesiagaan ini disiagakan 2500 personil yang terdiri dari unsur Polri, Kodim, Batalyon, TNI AU dan Pemkab Subang yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan pejabat lainnya.(*).

       

        • Dibaca: 775 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...