Mau Minta Penjelasan Terkait Putusan MA, PNS Subang Dihadang Massa

      SUBANG (MGO) - Senin pagi (27-2-2012) sekitar 150 pejabat eselon II dan eselon III berangkat ke Jakarta bersama Plt Bupati Subang, Ojang Sohandi yang bertujuan untuk mempertanyakan Putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan vonis bebas Bupati Subang Non-Aktif, Eep Hidayat.
      Usai Apel Pagi sejumlah pejabat berangkat dengan menggunakan kendaraan roda empat dengan tujuan Kantor Mahkamah Agung dan Kantor Kementrian Dalam Negri (Kemendagri).

      “(Kami datang ke sana) dalam kapasitas sebagai seorang anak yang bertanya kepada bapaknya tentang apakah betul berita itu keputusan itu sudah tetapkan atau belum?” kata Ojang kepada wartawan di halaman Kantor Bupati usai memimpin Apel Pagi. Karena secara fisik, lanjut Ojang, Pemerintah Kabupaten Subang dan yang bersangkutan (Eep Hidayat) belum menerima (surat) keputusan tersebut.

      Gerakan ini, kata Ojang lagi, merupakan wujud keikhlasan atau solidaritas dari sahabat-sahabat Mang Eep Hidayat ada yang dari kepala dinas dan lainnya guna memberikan dorongan supaya tetap berjuang karea masih ada peluang yaitu Peninjauan kembali (PK).

      Rombongan Pejabat yang menuju ke Jakarta mendapat pencegatan dari sejumlah massa yang tergabung dalam “Lintas Partai” di daerah Dawuan Subang. Massa memaksa kendaraan yang ditumpangi para pejabat untuk kembali ke kantor masing-masing. Beberapa kendaraan kembali kembali ke arah Subang. Namun beberapa kendaraan termasuk yang ditumpangi Eep Hidayat berhasil melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

      Sementara itu sejumlah aktifis yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Subang (MPS) bersama para anggota DPRD Kab. Subang melakukan aksi sweeping ke kantor-kantor Pemerintah Kabupaten Subang untuk mencari pejabat atau karyawan yang berencana mogok kerja. Sebelum melakukan aksi sweeping para aktifis berorasi dan menurunkan spanduk-spanduk yang bertuliskan: “KARENA MELAKSANAKAN ATURANPUN DIHUKUM, MAAF KANTOR KAMI TUTUP SAMPAI ADA JAMINA KEPASTIAN HUKUM DARI PRESIDEN DAN SAMPAI KEADILAN HUKUM DITEGAKAN”.

      Spanduk tersebut terpasang di beberapa lokasi lingkungan Setda Kab Subang, diantaranya di atas gedung Kantor Bupati Subang, Kantor Sat Pol PP dan Kantor Dinas DPPKAD. Menurut sumber-sumber di Kantor Setda pemasangan spanduk tersebut bukan atas nama Pemerintah Kabupaten Subang, melainkan dipasang oleh pihak-pihak tidak dikenal.

      Dikatakan Asisten Administrasi dan Pembinaan Aparatur (Asda 3), Drs. H. E. Kusdinar, bahwa pelayanan publik kepada masyarakat harus tetap berlangsung. “Walaupun pejabat berangkat mendampingi ke Jekarta, tetapi pelayanan masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.
      Hingga Senin siang pelayanan di kantor-kantor pemerintah tetap berjalan seperti biasanya. Misalnya di Kantor BPMP dan Kantor Setda para pegawai tetap melaksanakan pelayanan publik.(*).

        • Dibaca: 732 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...