Panglima Pengganda Uang Diringkus Polisi

      Panglima sedang diperiksa polisiSUBANG (MGO) – Mengaku Panglima seorang warga Blanakan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pasalnya yang bersangkutan mengaku bisa menggandakan uang dan menyedot harta karun secara gaib ternyata omong kosong.

      Kini pelaku bernama Jaffar Ali (40) Bin Yunus Hamidi alias Panglima Alias Mbah seorang warga Dusun Balok RT.01/04 Desa Cilamaya Hilir, Kecamatan Blanakan, Subang Jawa Barat ahirnya di cokok personil Polsek Blanakan Senin lalu (09-01-2012) atas laporan seorang korban bernama Takim warga Dusun Tegal Tangkil, Desa Jaya Mukti Kecamatan Blanakan Subang.

      Informasi yang berhasil dihimpun Reporter MGO, pelaku yang menyebut-nyebut mengaku seorang Panglima dalam  aksinya menjanjikan bisa menggandakan uang dan meyedot harta karun secara gaib, namun untuk mendapatkannya korban harus menyediakan persyaratan harus menyerahkan sejumlah uang untuk membeli sejumlah alat media penyedotan berupa sejumlah sesaji. Akibat ulah sang Panglima korban mengalami kerugian sebesar Rp.10 juta termasuk kendaraan roda dua.

      Pelaku ketika ditemui  Reporter MGO di ruang tahanan mengakui bahwa sebaguian uang dari pelaku untuk membeli sesaji sebagai persayaratan penggandaan uang dan meyedot harta karun secara gaib dan sisanya untuk kepeluan sehari-hari, Panglima pun mengaku telah lama berpisah dengan isterinya. “Uang sebesar itu untuk membeli sesaji hanya dengan cara seperti itu uang bisa digandakan dan harta karun bisa di sedot,“ujar Panglima.

      Ketika ditanya sudah berhasil berapa kali dirinya bisa menggandakan uang dan melakukan penyedotan harta karun, sambil menangis Jaffar alias Panglima dengan terus terang mengaku dalam proses penggandaan dan penyedotan uang dirinya belum pernah berhasil,”Karena ini pertama kali saya dilakukan, tapi kata orang banyak yang berhasil, katanya sih begitu, “ucap Panglima.

      Kapolsek Blanakan, AKP Supratman, S.Sos  melalui Kanit Reskrim Aiptu Sunarto membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pelaku yang mengaku bisa menggandakan uang hingga kini polisi masih mengembangkan penyelidikan lebih lanjut, namun berkas sudah lengkap (P 21) kasusnya akan di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Subang. “Akibat perbuatanya pelaku terancam kurungan empat tahun penjara karena melanggar pasal 378 KUPH  tentang penipuan berlanjut, “kata Aiptu Sunarto.

      Barang bukti yang diamankan polisi berupa satu buah kardus besar, puluhan lembar Koran yang di ikat, satu buah sajadah untu kmenutup lembaran Koran yang di ikat, dan satu unit sepeda motor Honda Revo.(*). 


        • Dibaca: 1153 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...