Perebutan Bantuan PUAP, Diduga Dipicu Oleh Oknum Salah Satu Parpol Subang

      SUBANG (MGO) – Saat ini sedang ada perebutan penerimaan Program Usaha Agro Bisnis Pertanian (PUAP). Pasalnya sejumlah Gapoktan yang telah lama dilegalkan pemerintah tidak bisa menerima bantuan PUAP karena dialihkan kepada Gapoktan baru ciptaan salah satu Partai Politik di Kabupaten Subang.

      Hal itu terungkap setelah Reporter MGO menelusuri kesejumlah daerah yang ada di Kabupaten Subang, diketahui adanya sejumlah Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menyesalkan dengan tindakan salah satu parpol yang katanya mencoba untuk merealisasikan bantuan PUAP sebesar Rp.100 juta.

      Akibat Gapoktan yang lama ditinggalkan oleh para pelaksana program atau katanya program PUAP 2011 digulirkan kepada pemerima Gapoktan ciptaan baru yang diusung oleh salah satu Parpol di Subang sehingga para Ketua Gapoktan yang lama tidak bisa menerima bantuan PUAP tahun 2011 ini, adapun Gapoktan lama bisa menerima bantuan PUAP dengan penawaran prosentase penerimaan.

      Seperti diungkapkan oleh salah sati Gapoktan yang telah mengajukan proposal sejak tahun 2007 kini mendapatkan penawaran sebesar 20 persen dari nominal bantuan. Namun para pihak yang tergabungf dalam Gapoktan yang ada di Kecamatan Purwadadi saat ini menolak tawaran tersebut, karena pihaknya merupakan Gapoktan legal yang sejak lama berdiri dan memiliki anggota Klotan yang telah lama dibawah pembinaannya.

      “Gapoktan kita kan telah ada Koltannya, sementara Gapoktan yang sekarang anggota klotannya yang mana, dan berada diwilayah mana,”üjar sejumlah Ketua Gapoktan Kecamatan Purwadadi kepada MGO.

      Sementara itu sejumlah Kepala Desa yang meminta nama Desa dan Namanya tidak usah ditulis, Kades menjelaskan, betapa kecewanya ketika mendengar dan bahkan ada tawaran negosiasi penerima bantuan PUAP untuk diprosesntasikan, yakni bagi Gapoktan yang lama mau menerima anggaran bantuan PUAP sebesar 20 persen dari nilai bantuan, sisanya sebesar 80 persen diserahkan kepada Gapoktan baru ciptaan atau usungan atau apapun namanya dari salah satu Parpol atau anggota DPRD dari Parpol yang ada di Kabupaten Subang.

      Maka dari itu, ditegaskan Kades, bahwa di Desanya sejak lama dan sejak tahun 2007 mengajukan dana PUAP adalah Gapoktan yang telah lama membina, melayani dan mengayomi kelompok tani dan petani di Desanya tidak akan menerima tawaran para pelaksana pengelola PUAP yang ada di Kabupaten Subang.

      “Kami harapkan para pengelola anggaran PUAP bisa meninjau ulang legalitas Gapoktan yang baru, pun kami pertanyakan kenapa ada Gapoktan baru, atas prakarsa siapa ada Gapoktan tandingan yang tiba-tiba sebagai penerima dana PUAP, sementara Gapoktan yang lama terkesan disingkirkan,”jelas Kades.

      Sementara ini para Kades enggan untuk menyebutkan nama Parpol dimaksud, yang jelas mereka telah tahu, diharapkan MGO bisa menyerap langsung dari puiblik atau dari Gapoktan baru yang dicanangkan sebagai penerima dana bantuan PUAP. Sementara ini MGO belum bisa mengkonfirmasi para Gapoktan baru yang akan menerima bantuan karena belum adanya informasi Gapoktan mana saja yang akan mendapatkan bantuan PUAP tersebut.(*).

        • Dibaca: 851 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...