4 Kendaraan Pribadi dan Kendaraan Umum Diamankan di Polsek Patokbeusi

      SUBANG (MGO) – Empat kendaraan pribadi dan angkutan umum diamankan di Polsek Patokbeusi, Senin (26-12-2011). Diamankannya 4 kendaraan tersebut karena terlibat tabrakan beruntun di depan kantor Diklat jalan Dua Desa Gempolsari Kecamatan Patokbeusi, Subang Jawabarat.

      Mobil yang terlibat dalam tabrakan beruntun, penyebabnya mobil Gran Max Daihatsu Nopol B  9254 DI  angkut produk  Torabika, dua mobil pribadi Mobil Kijang Grand Rover Nopol B 1189 VC dan  Daihatsu Terios  nopol B 1214 LC, mobil Bis Setia Negara Nopol E 7964 Y dan mobil Bis Slamet belum diketahui Nopolnya karena mobil tersebut melanjutkan perjalanan mengantarkan muatannya sampai ketempat tujuan.

      Dalam peristiwa tersebut, meskipun tidak terjadi korban jiwa maupun korban luka, akan tetapi insiden tersebut sempat menyebabkan macet beberapa menit lantaran mobil yang terlibat tabrakan beruntun menghalangi lalulintas yang kemudian bisa lancar kembali setelah mobil yang terlibat tabrakan beruntun diamankan kepinggir jalan menunggu antrian mobil derek.

      Dilokasi tampak sejumlah anggota Satlantas Polres Subang, dibantu oleh anggota Mapolsek Patokbeusi mengamankan dan mengatur kelancaran lalulintas. Dilokasi, terhimpun informasi 4 kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun seluruhnya datang dari arah Jakarta-Cirebon, sekitar pukul sebelas siang berawal adanya sebuah mobik Box akan putar arah ditempat penyeberangan didepan Diklat Sukamandi sehingga mobil Bis Setianegara berhenti mendadak ditabrak oleh mobil Daihatsu Terios kemudian mobil Daihatsu Terios ditabrak oleh mobil Bis Slamet, m,obil Bis Slamet ditabrak oleh mobil Kijang Grand Rover.

      Menurut pengakuan sopir Mobil Kijang Grand Rover Nopol B 1189 VC Wiryono (40) warga Balaraja,Tangerang Banten menuturkan ihkwal terjadinya tabrakan beruntun saat itu adanya mobil Gran Max Daihatsu angkut produk  Torabika akan memutar arah, dibelakangnya Bis Setia Negara ditabrak oleh mobil berhenti mendadak ditabrak oleh mobil Daihatsu Terios ditabrak lagi oleh mobil Bis Slamet yang kemudian ditabrak olehnya yang paling belakang.

      Sopir mobil Gran Max daihatsu nopol B  9254 DI mengangkut produk  Torabika, Sholeh membantah apabila dirinya dituduh penyebab terjadinya tabrakan beruntun, karena menurutnya mobil yang dikemudikanya sudah berada dalam posisi di pinggir sebelah kanan.

      Akibat peristiwa tersebut dua mobil pribadi mengalami rusak dibagian depan dan belakang, Setianegara tidak mengalami kerusakan, sedangkan bis Slamet yang di duga menabrak mobil Terios tidak ada di Mapolsek Patokbeusi. bahkan para sopir dan pemilik mobil pribadi kesal dengan kejadian ini, karena mobil Bis Slamet tidak turut diamankan.(*).

        • Dibaca: 913 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...