Petani Blanakan dan Plt Bupati Subang Kerahkan Belasan Anjing Basmi Tikus

Petani dan Plt Bupati Kerahkan Belasan Anjing SUBANG (MGO) – Petani Blanakan kerahkan belasan Anjing beramai-ramai melakukan kegiatan Gropyokan bareng Plt Bupati Subang membasmi hama Tikus, Kamis (19-1-2012). Dalam kegiatan itu para petani menerjunkan belasan ekor Anjing. 

Gropyokan yang dilakukan oleh puluhan petani dan masyarakat Desa Rawameneng Kecamatan Blanakan Subang, Jawa Barat diareal puluhan hektare sawah dipokuskan di pesawahan jalan lima belas yang banyak diserang hama tikus. Kegiatan dihadiri Camat Blanakan, Deni setiawan Sekmat H.Nono Kades Rawa Meneng H. Adik LF Solihin serta sejumlah masyarakat, turut hadir Plt Bupati Subang Ojang Sohandi

Hasil pantauan Reporter MGO kegiatan dimulai pada sekira pukul 09.00 WIB puluhan petani dibantu puluhan ekor Anjing terlatih mengorek sarang tikus dari pematang ke pematang dan berhasil membunuh ratusan tikus yang seringkali bersarang dan menyerang di 415 hektar sawah di Desa Rawa Meneng yang ahirnya dimusnahkan petani.

Plt BupatiSubang H.Ojang Sohandi ketika dikonfirmasi disela kegiatan gropyokan mentakatak bahwa kegiatan gropyokan bareng petani seringkali dilakukan, pihaknya terjun langsung untuk memberikan apresiasi kepada petani dalam pembasmian hama tikus secara serempak yang mana tikus hewan urban yang selalu mengganggu tanaman padi petani.

“Kami dari pemerintah pada gropyokan ini memberikan motivasi sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada petani pemproduksi padi. Kiranya dengan gropyokan tikus secara serempak bisa memusnahkan hama tikus,”ujar Ojang Sohandi.

Sementara itu Camat Blanakan, Deni Setiawan dalam kegiatan penggeropyokan tikus pihaknya koordinasi dengan pihak pertanian sehingga kegiatan penggeropyokan tikus diwajibkan disetiap Desa.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini para petani bisa sadar betapa merusaknya hama tikus ini yang selalu berdampak pada rusaknya tanaman padi sekaligus akan berdampak pada hasil produksi padi. Semoga motivasi pemerintah bisa terus menjadi budaya gropyokan membasmi tikus,”ujar Deni.(*).

 

PSK dan WTS Diajari Gunakan Alat Kontrasepsi

PSK dan WTS diajari Gunakan Alat KontrasepsiSUBANG (MGO) - Puluhan Pekerja Sek Komersial (PSK) mendapat penyuluhan HIV/AIDS dari Yayasan Resik dan Kelompok bimbingan penanggulangan Tuna Sosial berbasis masyarakat Bina Harmoni Subang, Kamis (19-1-2012) di Wisma Star Sky pelelangan Blanakan Subang, Jawa Barat.

Dalam kegiatan tersebut puluhan PSK peserta penyuluhan dan sosialisasi HIV/AIDS
dihadiri oleh pihak Dinas Sosial Kabupaten Subang, Edi sedangkan dari Yayasan Resik dan kelompok bimbingan penanggulangan Tuna Sosial  berbasis masyarakat Bina Harmoni hadir  Ketuanya, Hasanudin sedangkan perwakilan Kecamatan Blanakan di wakili oleh Kasie Kesos M. Dimyati Usman.

Para pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut pemateri memaparkan tentang bahayanya HIV/AIDS dalam penanggulangannya dilakukan praktek simulasi penggunaan alat kontrasepsi secara benar dan selalu.

Dalam paparanya Ketua Yayasan Resik Pantura, Hasanudin kegiatan dilakukan berdasarkan prinsip swadaya dengan lebih menonjolkan upaya pnggalian, pengembangan dan pemampaatan sumber kesejahteraan social dan menumbuh kembangkan potensi yang di miliki oleh penyandang masalah kesejahteraan social dalam bidang pemberdayaan pendidikan keterampilan, kewirausahaan, seni budaya dan olah raga serta meningkatkan kerjasama mengharmonisasikan antar element masyarakat dengan penyandang masalah
Sosial.

“Sasaran pokok kegiatan sasaran utamanya para PSK penyandang WanitaTuna Susila pentinya sosialisasi dan penyuluhan ini adanya penyakit masyarakat tentang bahayanya penyakit menular HIV/AIDS, penyalahgunaan Napza, pun wujud kepedulian kita terhadap lingkungan dan sesama manusia,“jelasnya.

Kasie Kesos Blanakan, M. Dimyati Usman berharap adanya sosialisasi ini para PSK maupun WTS yang ada di Blanakan bisa memahami bahayanya penyalahgunaan sek bebas terjangkit penyakit HIV/AIDS. “Semoga kegiatan ini bisa menjaga kesehatan para penjaja sek, bisa mengikuti anjuran pemerintah melalui penyuluh,”katanya.(*).

 

PT.Dong-An Purwadadi Didemo Ribuan Karyawannya

SUBANG (MGO) – Ribuan Karyawan Pabrik Garment Dong-An Desa Wanakerta Kecamatan Purwadadi Subang Jawa Barat melakukan aksi demo menuntut Manager Kepala Produksi turun dari jabatannya, Selasa (17-1-2012) sekitar pukul 07.20 WIB.

Dalam aksinya sekira 1300 karyawan yang di dominasi kaum hawa selama tiga jam sekira pukul 07.20 WIB hingga pukul 11.00 WIB meneriakan kekecewaannya menuntut agar Manager Kepala Produksi PT Dong- an Kreasi Indonesia Kimsangmunim (Kimconggon) mundur dari jabatannya.

Para karyawan menilai Kimsangmunim tidak konsisten dalam kepemimpinanya selama Kimconggom menjabat Manager Kepala Produksi kebijakanya banyak merugikan karyawan, yakni mulai dari persoalan tidak berlakunya SKD (Surat Keterangan Dokter), tidak ada cuti hamil, perintahnya plinplan sama sekali tidak ada toleransi kepada karyawan yang terlambat datang yang disebabkan kendala musim hujan.

“Diadakanya demo ini karena kami tidak setuju kepemimpinan Kimsangmunim, karena dia sama sekali tidak memerhatikan kesehatan dan kesejahteraan karyawan,”ujar Koordinator aksi demo,Erick pada Reporter MGO disela aksi demo.

Untuk itu, dilanjutkan Erick, harapan ribuan karyawan agar Kimsangmunim mau turun dari jabatan dan diganti oleh pemimpin perusahaan baru yang memiliki moral dan berprikemanusiaan. Serta dapat memerhatikan kesehatan dan kesejahteraan karyawan.

Atas desakan ribuan karyawan pada sekira pukul 09.20 ahirnya Kimsangmunim turun dari jabatannya dan langsung pergi meninggalkan kantornya.

Aksi demo yang dikawal ketat oleh personil polisi dan Satpol PP dapat berjalan tertib dan terkendali serta para aksi demo membubarkan diri dengan damai setelah tuntutannya terlaksana.(*).