Khitanan Massal dalam Rangka HUT ke-69 Kabupaten Subang

altSUBANG (MGO) - Dalam rangka HUT ke-69 Kabupaten Subang, sebanyak 300 anak ikut dalam khitanan massal yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten Subang di Aula Kantor Pemda. Sebelum disunat anak-anak diarak dengan helaran kesenian Sisingaan keliling Kota Subang.

Rombongan Sisingaan berakhir di halaman Kantor Pemda yang selanjutnya disambut oleh Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, Drs. H. Abdurakhman, M.Si, jajaran Forkopimda Kabupaten Subang, diantaranya Kapolres Subang, AKBP Yudhi Sulistianto Wahid, Komandan Kodim 0605 Subang, Letkol Inf Fikri Ferdian, Kepala Kejari Subang, Candra Yahya dan Jajaran Pimpinan Lanud Suryadarma Kalijati.

Kemudian dilakukan pembukaan secara simbolis oleh Plt Bupati dengan ditandai pemotongan tumpeng yang selanjutnya diserahkan kepada Pengantin Sunat dengan disaksikan Dalam sambutannya Plt Bupati menyebutkan kegiatan ini merupakan kepedulian Pemerintah bertepatan dengan HUT ke-69 Kabupaten Subang untuk membantu masyarakat kecil dan memberikan pelajaran tentang kesehatan kepada anak-anak khususnya pengantin sunat.

“Untuk tahun ini diikuti oleh 300 anak sudah disunat. Lalu juga nanti program lain meningkatkan pernikahan massal,” ujarnya dalam sambutan, Senin (20/3).

Selanjutnya kata Imas bertepatan dengan penilaian Adipura, diharapkan dari kecamatan sampai desa menanamkan budaya bersih-bersih.

“(Budaya bersih-bersih) harus ditanamkan dalam diri masing-masing. Memang tujuan kita ingin mendapatkan Adipura supaya dapat. Tetapi lebih dari itu saya ingin budaya bersih ini menjadi bagian dari gaya hidup Urang Subang,” katanya lagi.

Selanjutnya dengan moment Hari Jadi Subang, Imas berharap menginginkan laporan mengalami perbaikan yang signifikan. “Kemudian menginginkan (penilaian) laporan (kepada BPK) supaya tidak disclaimer lagi,” ujarnya.

Selanjutnya pelaksanaan Gerakan Pembangunan untuk Rakyat atau Gapura dari Gapura Permata (Pemerintahan yang Bermartabat) sampai Gapura Serasi (Sehat Rapih dan Indah) benar-benar dilaksanakan.

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Asiste III, Sumarna kegiatan ini menggunakan anggaran dadri APBD dan sponsor dari Bank BJB.

Turut hadir Sekertaris Daerah, Plt Asda I, Asda II dan III, Kepala OPD, Eselon lll dan lV.(*).

 

Diduga Jual Pasum Kepala Desa Parapatan Bungkam

Tampak jelas, dua pagar hidup kiri dan kanan batas pasum jalan gang yg turut terjual kpd pngembang cina dari karawang, dari 5ha tanah pngangonan d parapatan purwadadi akan d sulap mnjd perunahan oleh PT.Enggang, yg katanya pngembangna CINA Karawang, waspada dn waspadaSUBANG (MGO) - Entah apa sebabnya Kepala Desa Parapatan Purwadadi Subang tidak membalas surat dari Ormas Gival Nomor 248/DPP.OG.01.02/Srt.Krf.Knf./II/2017 terkait meminta penjelasan atas jual beli tanah yang diduga tanah pengangonan dan fasilitas umum berupa gang yang turut terjual.

Surat tersebut dikirimkan kepada Kepala Desa Parapatan pada tanggal 23 Februari 2017, dan sampai berita ini ditayangkan yang bersangkutan tidak membalasnya. adapun isi surat tersebut Ormas Gival menanyakan status tanah, menanyakan benarkah PT.Enggang Proferti Sakti yang membeli, apa dasar jual beli tanah pengangonan tersebut, dan benarkah fasilitas umum berupa jalan Gang turut terjual.

Bukanlah jawaban surat yang diterima Ketua Umum Ormas Gival, Pirdaus B.Ns. akan tetapi sehari setelah menerima surat klarifikasi tersebut Kepala Desa menyuruh sejumlah orang untuk menghubungi Ketua Umum Ormas Gival baik melalui telepon seluler maupun mendatangi sekretariat, juga ada yang mengundang ke tempat usahanya, maupun rumah pribadi seseorang suruhan Kepala Desa Parapatan, bahkan ada pula yang mendatangi rumah Ketua Umum Ormas Gival.

Dihitung orang suruhan Kepala Desa Parapatan sebanyak 5 Orang, yang pertama bernama Agung dan Rohim, yang ketiga Dase adik mantan Ketua DPRD Subang, yang keempat Alek mitra PLN, dan yang kelima mantan Ketua DPRD Subang Bambang Herdadi, SH. kelima orang tersebut kepentingannya hampir sama mengeluarkan jurus perintah Kepala Desa Parapatan, kecua mantan Ketua DPRD yang mengaku sebagai pembina Kepala Desa sekaligus sebagai paman Kepala Desa Parapatan.

Kelima orang tersebut semuanya mentok, seolah tak digubris oleh Ketum Ormas Gival, karena yang diharapkan Ketum Ormas Gival adalah jawaban surat klarifikasi, yang bertujuan agar semuanya menjadi terang benderang atas persoalan dugaan penjualan tanah pengangonan dan fasum jalan gang. Dan agar tidak terjadi adu argumen yang mubadzir karena omongan adalah bisa memicu pertengkaran karena bela diri atas persoalan tersebut.

 

"Apabila Cecep sebagai Kepala Desa Parapatan ada keberanian, jawablah surat Kami, tak mau jawab hak Dia, akan tetapi menurut Saya Kades Parapatan tak mempunyai keberanian, dan beraninya mengirimkan orang untuk menakut-nakuti Saya,"ujar Ketua Umum Ormas Gival, Pirdaus B.Ns. atau yang akrab dipanggil Dauscobra.

Berulang kali ditanyakan balasan surat, dipungkas Dauscobra, Kepala Desa Parapatan ditemani orang Pantura mencoba mendatangi rumah Ketua Umum Ormas Gival pada Sabtu 4 Maret 2017, akan tetapi gagal karena Dauscobra berada di kantornya di Subang. Pada hari Minggu, 5 Maret 2017 tiba-tiba manta Ketua DPRD Subang Bambang Herdadi menelepon Dauscobra berharap datang ke rumahnya di perumahan Surya Cigadung Subang. Dalam pertemuan Bambang Herdadi banyak ngomong yang jelas-jelas membela Kades Parapatan. bahkan Bambang membahas Kesalahan Ketua Pengurus Kecamatan (DPK) Ormas Gival Purwadadi.

"Seperti itulah kondisi yang sebenarnya, nanti kalau Kades Parapatan ada masalah telepon Saya, kalau benar Kades Parapatan melakukan kesalahan Saya sendiri yang akan menegurnya, karena Dia keponakan Saya,"ujar Bambang Herdadi.

Sedangkan Kepala Desa Parapatan, Cecep Supriyadi ketika didatangi anggota Ormas Gival Purwadadi untuk memberikan surat klarifikasi, terkesan Kades cuek dan tidak mengindahkan. demikian pula ketika ditelepon ditanya kapan jawab surat klarifikasi tak memberi jawaban, dan Kades bicara,"nanti kita ketemu",ucap Kades.(*).

 

Prioritas Musrenbang adalah Infrastruktur

altSUBANG (MGO) - Prioritas Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Subang masih sama yaitu perbaikan jalan. 

Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Subang dalam acara Lounching Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan dalam rangka penyusunan LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Tahun 2017 di Kecamatan Binong, Selasa, 31/1/17.

Imas menegaskan Musrenbang ini adalah akhir masa jabatan, dan program Gapura harus sudah betul-betul ada dan dirasakan oleh masyarakat, "terutama mengenai administrasi yaitu Paten di Kecamatan, dan Pantes di Desa, jangan sampai masih ada pungli lagi. apalagi jalan-jalan untuk wisata harus segera di buat dan diperbaiki karena ini merupakan peningkatan PAD" ungkapnya.

Kepala Badan Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D), Sumasna menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang harus bisa menjamin untuk masyarakat akan pembangunan.

"Maka jumlah Pagu Kewilayahan untuk kecamatan tahun ini sebesar 3 miliar (rupiah) kecuali Kec. Subang 4.5 (milyar rupiah), namun kesemua itu harus ada kesesuaian sesuai peraturan Kementrian Desa," ujarnya.

Sumasna menambahkan, Musrenbang Desa telah dilaksanakan dan selesai tangal 23 januari, tahapan selanjutnya pelaksanaan musrenbang kecamatan dan arah kebijakan pembangunan untuk 2018 yaitu  pencapaian Gapura dan tahun ini merupakan tahun terakhir LKPJ dari penjabaran visi misi Kabupaten subang tahun 2014-2016 dari pembuatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Kemudian Camat Binong, Suhendi, melaporkan hasil Musrenbang sudah bisa dinikmati dengan adanya aula kantor Kecamatan Binong, dari tahun 2013 dan di kecamatan banyak tempat keagamaan yang belum terbiayai.

“Maka untuk mebiayainya dicetuskankanla gerakan Seiman yaitu sedekah, infak keagamaan dari masyarakat sebesar dua ribu rupiah. inovasi di Kecamatan ada Bedil (Bela Diri Linmas) untuk mencegah lebih pintar pencurinya daripada Linmas dengan memakai anggaran DPA, kemudaian Bedas (Beladidri Anak Sekolah),” ujar Suhendi.

Dalam kesempatan tersebut Plt Bupati memberikan uang kadeudeuh kepada Padauan Suara dari Madrasah Aluyah, Bedil dan Bedas yang sebelumnya acara dimulai tampil di hadapan semua tamu undangan yang hadir dan bupati mendapatkan cindramata berupa Bedog yang khsus dibuat.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...