Merasa Diteror Bagian Legal PT.Menara Akan Ambil Jalur Hukum

      altSUBANG (MGO) - Tak terima diklarifikasi, dikonfirmasi dan diberitakan, bahkan hal tersebut dianggap teror, sehingga Kepala Bagian Legal & Personalia PT.Menara Sumberdaya Indonesia Wantilan Akan mengambil jalur hukum.

      Hal tersebut terkait pemberitaan di mediagivalonline.com terbitan Kamis, 27/8-2015 berjudul PT.Menara Cipeundeuy, Tak Berani Jawab Surat Balik Tanya Legal LSM. adapun isi berita mengenai keluhan pekerja PT.Menara yang menduga perijinan gedung gudang menjadi tempat produksi, upah pekerja dibawah UMK Subang, puluhan pekerja sejak 2008 sampai dengan sekarang belum mendapatkan Jamsostek/BPJS. Sedangkan iuran Jamsostek/BPJS sudah lama dipungut oleh perusahaan.

      Dengan hal tersebut Kepala Bagian Legal & Personalia PT.Menara Sumberdaya Indonesia Wantilan, Bambang tidak terima disurati malah menganggap Ormas Gival organisasi Ilegal kemungkinan sebagai dalih enggan menjawab surat konfirmasi dari Ormas Gival bernomor 224/DPP.OG.02/Srt.Knf./VIII/2015 tertanggal 11 Agustus 2015 perihal konfirmasi seputar keluhan pekerjanya yang menduga perijinan gedung gudang menjadi tempat produksi, upah pekerja dibawah UMK Subang, pekerja sejak 2008-sekarang belum mendapatkan Jamsostek/BPJS.

      Pada Kamis, 27/8-2015 sekira pukul 15.50wib yang berisi keberatan adanya pemberitaan miring seputar perusahaan yang dianggap oleh karyawan bahwa PT.Menara Sumberdaya Indonesia tidak memberikan upah yang layak, dan tidak memberikan legal Jamsostek/BPJS sedangkan iurannya setiap bulan ditarik oleh pihak perusahaan.

      Sedangkan ketika ditanya soal pemberitaan pertama, Bambang merasa keberatan, walaupun tidak memberikan alasannya, yang jelas Bambang tidak berani balas surat Ormas Gival malah balik tanya legal Gival, dan kini Bambang menuduh merasa diteror ketika diklarifikasi, dikonfirmasi, dan diberitakan.

      "Pak Daus, tentu juga keberatan berita tersebut, kalau pihak anda terus meneror kami dalam berbagai bentuk baik melalui telepon, publikasi di internet dan lain-lain kami akan menempuh jalur hukum,"ujar Bambang dalam pesan singkatnya.

      Sementara itu Ormas Gival pada Senin, 31/8-2015 berencana akan melaporkan pihak managemen PT.Menara kepada DPRD Subang dan Disnakertrans Subang, yakni adanya dugaan ketidak adilan terhadap karyawan yang terjadi di  PT.Menara Sumberdaya Indonesia Jln.Cibeureum, Ds.Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang 41272, Jawabarat.(*).  
       

        • Dibaca: 1153 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...