Pimpinan PT.Peluang Gemililang Subang Menghilang

      SUBANG (MGO) – Sampai detik ini developer PT.Peluang Gemilang Kencana Cigadung Subang menghilang dan belum menjawab pertanyaan sejumlah pihak tentang dana talangan untuk membayar cicilan rumah KPR-BTN atas kredit sebanyak 25 anggota DPRD Subang yang mangkir membayar cicilan.

      Kemungkinan besar menghilangnya pimpinan PT.Peluang Gemilang Kencana Cigadung Subang akibat terlalu banyaknya para LSM/Ormas dan wartawan yang menanyakan persoalan adanya sebanyak 25 anggota DPRD Subang yang mangkir membayar cicilan kredit perumahan dari pertama cicilan sampai dengan 8 bulan cicilan sejaka November 2014 sampai dengan Mei 2015.

      Menurut informasi hampir 5 bulan pimpinan PT.Peluang Gemilang Kencana Cigadung Subang, Atep tidak ngantor-ngantor, adapun Atep sesekali datang ke Subang berada diluar kantor dan bahkan 5 pegawainya yang semuanya berjenis perempuan telah lama tidak melihat batang hidung pimpinannya.

      “Saya tidak tahu kang beberapa bulan ini Kami tidak pernah bertemu pimpinan, memang sesekali ada menelepon ke telepon kantor. Jadi kalau akan menanyakan nomor HP pimpinan Kami tidak tahu,”ujar pegawainya.

      Yang menjadi pertanyaan, ada apa dengan develover sehingga mau membayar cicilan anggota DPRD Subang yang jumlahnya sebanyak 25 orang yang rata-rata angsuran KPR-BTN-nya senilai Rp.5juta per anggota DPRD.

      Berita sebelumnya memuat sebanyak 25 konsumen yang semuanya anggota DPRD Subang sejak November 2014 sampai dengan Maret 2015 tidak mau membayar angsuran KPR-BTN. Dan sampai dengan berita ini ditayangkan sejumlah anggota DPRD Kab.Subang mangkir bayar cicilan KPR-BTN yang sampai Mei 2015 ini sebanyak Rp.125juta dibayar oleh Develover.

      Sekretaris DPRD Kab.Subang, H.Suwarna ketika dikonfirmasi melalui ponselnya, bahwa dari sebanyak 25 anggota DPRD Kab.Subang tidak mau membayar cicilan KPR-BTN disebabkan lokasinya sering banjir limit waktu kontrak kredit terlalu pendek sehingga memberatkan konsumen.”Anggota DPRD tidak mau membayar angsuran karena lokasi perumahan sering banjir, dan keberatan dengan waktu kontrak kredit yang cukup pendek padahal pengajuan semula berjangka 15 tahun, namun hanya dikabulkan berjangka 5 tahun,”ujar Suwarna.(*).

        • Dibaca: 873 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...