FK-PHRI Jalin Tali Silaturahmi

      SUBANG (MGO) - Dalam rangka menjaga jalinan tali silaturahim antar sesama anggota, sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Forum Komunikasi Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (FK-PHRI) Subang mengadakan pertemuan rutin di Rumah Makan Tahu Coel di Warung Nangka, Cijambe Subang, Selasa (22-2-2012).

      Menurut Ketua PHRI Subang, Hj. Ratna Bambang Heryanto melalui Humas PHRI Subang, Joko Handrio pertemuan seperti ini merupakan kegiatan rutin setiap bulan. Selain silaturahim sesama anggota melalui kegiatan ini diperkenalkan regulasi (peraturan) pemerintah tentang perhotelan. “Jadi setiap anggota mengetahui perkembangan regulasi yang berlaku,” katanya menjelaskan. Melalui pertemuan ini pula diinventarisir mengenai permasalahan yang dihadapi oleh anggota kemudian diupayakan solusi sebaik-baiknya.

      Sementara itu sekretaris FK-PHRI Subang, Firmansyah menghimbau supaya para pengusaha restoran maupun hotel di Subang bisa memanfaatkan keberadaan PHRI sebagai wadah profesi. Seringkali permasalahan dihadapi oleh para pengusaha restoran maupun hotel. Seperti di Pantura (Utara Subang) sering menghadapi kesalahfahaman dengan pihak stakeholder setempat. “Bila hal ini dialami oleh anggota PHRI, kami para pengurus akan berusaha mengatasinya dengan mencari solusi terbaik. Begitu pula bila ada regulasi pemerintah terbaru bisa diketahui lebih cepat dari pihak yang berkompeten.

      Selama ini pun pihak PHRI dalam pembinaannya selalu berkoordinasi dengan pihak terkait. Ini merupakan upaya pembinaan PHRI kepada anggotanya dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Sehingga bisa lebih terarah sesuai dengan peraturan yang ada.

      Hingga kini telah PHRI Subang memiliki lebih dari 50 anggota dari berbagai kelas usaha. Untuk selanjutnya Firmansyah menghimbau kepada pengusaha hotel atau restoran yang belum menjadi anggota bisa menjadi anggota. Untuk menjadi anggota bisa datang ke sekretariat PHRI Subang di Hotel Panglejar Subang untuk mendaftarkan dengan mengisi formulir.

      “Untuk pendaftaran, kami tidak memungut biaya alias gratis,” katanya lagi. Bagi anggota hanya dikenakan iuran tahunan sesuai dengan kelas usahanya. Firman menjelaskan mengenai kriteria hotel dan besar iurannya ialah:  Kelas Melati 1  dan  2 sebesar Rp 100 ribu/tahun, kelas Melati 3 Rp 150 ribu/tahun, Bintang 1 dan 2 Rp 250 ribu/tahun, kelas Bintang 3 Rp 500 ribu/ tahun dan lebih dari itu Rp 1 juta.

      Pada kesempatan tersebut pihak Satuan Polisi Pamong Praja Subang menyampaikan himbauan yang berhubungan dengan pengelolaan hotel dan restoran. Kasat Pol PP, Drs. Asep Setia Permana, M.Si yang didampingi Kepala Seksi Trantib, Yaya Sukarya menyampaikan kepada para pengusaha hotel/restoran supaya melengkapi ijin usaha dari instansi terkait, menyediakan tenaga keamanan, menyediakan tempat sampah di dalam maupun di luar kamar, menyediakan alat pemadam kebakaran sesuai dengan kebutuhan.  Para pengusaha pun dilarang menyediakan atau memfasilitasi pelayanan seks komersial.

      Sedangkan dalam rangka menjaga ketentraman dan ketertiban umum kepada para pengusaha restoran/hotel supaya melakukan pendataan dengan mencatat calon penghuni/penyewa, mewaspadai barang bawaan penghuni/penyewa, mewaspadai dan meneliti identitas penghuni/penyewa yang berpasangan. Apabila menemukan hal-hal mencurigakan bisa langsung menghubungi pihak kepolisian.

      Untuk menunjang Pendapata Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang, supaya taat dalam membayar pajak daerah sesuai dengan ketetapan DPPKAD dan membayar tepat waktu.(*).

        • Dibaca: 859 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...