Perum Perhutani Jalankan Program Bio Diversity

      SUBANG (MGO) - Program Bio Diversity yang merupakan  Perum Perhutani pusat dalam bidang lingkungan di terapkan serempak di jajaran Perhutani mulai dari jajaran lingkungan Unit KPH hingga Asper Ciasem-Pamanukan, Subang jawabarat. Program tersebut,  dilanjutkan Asisten Perum Perhutani Ciasem- Pamanukan, Kusnadhi mengatakan bahwa program tersebut merupakan terobosan baru Perhutani dalam bidang lingkungan yang kedepanya dapat di realisasikan dalam pengelolaan hutan lestari program Diversity berupa pemasangan patok yang terbuat darisebuah pipa paralon yang diberi tanda dan momor yang akan dipasang di lokasi petak yang panjangnya sekira 500 meter akan dipasang 1 atok setiap 100 meter dengan demikian sepanjang 500 meter dipasang sebanyak 6 patok.

      “Pemasangan patok tersebut untuk memperoleh data tentang kondisi lingkungan, status tumbuhan, satwa serta diperoleh data keanekaragaman jenis vegetatif  dan jenis satwa yang ada diarea perhutani, dan hasil data tersebut bisa diketahui setelah dilakukan pemotretan via satelit,”Kata Kusnadhi pada Reporter MGO, Rabu (18-1-2012).

      Program Bio Diversity ini, dilanutkan Kusnadi merupakan program Perhutani pusat dalam bidang lingkungan bertujuan untuk mengetahui data secara riil mulai dari data lingkungan, status tumbuhan, satwa serta diperoleh data keanekaragaman jenis vegetatif  dan jenis satwa lain serta mengetahui data tentang populasi jenis satwa liar dan mengetahui data tentang kesamaan komunitas type tumbuhan.

      “Dengan dilaksanakanya program Bio Diversity tercapainya sertifikasi pengelolaan hutan lestari Perum Perhutani sesuai dengan arahan Direksi dan juga telah diatur pada Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 1999 tentang pengamatan jenis tumbuhan dan satwa, “ujar Kusnadhi.

      Upaya Kusnadhi untuk menyukseskan program tersebut pihaknya yang merupakan pelaksana dilapangan bahwa program tersebut berlaku di semua hutan mulai dari hutan produksi, Hutan Lindung ataupun hutan payau di lingkungan Perum Perhutani. Adapun pencananangan program Bio Diversity dilaksanakan di 3 Resort Pangkuan Hutan yaitu RPH Tegal Tangkil Blanakan sebanyak 4 lokasi, RPH Poponcol sebanyaak 1 lokasi , dan RPH Bobos Legonkulon sebanyak 3 lokasi yang akan mengahabiskan material patok sebanyak 48 patok.

      Sementara itu Stap lingkungan KPH Purwakarta, Deden Sutono menjelaskan diberlakukanya program Bio Diversity akan diketahui berbagai jenis tumbuhan dan jenis satwa baik amphibi dan Reptilia sehingga kedepanya lingkungan yang ada bisa terjaga sehingga pemasangan patok Bio Devirsity tersebut  bisa membantu pengambilan pemotretan satelit.

      “Program ini seharusnya tahun  2011 sudah dilaksanakan namun karena alasan tertentu baru bisa dilaksanakan diawal tahun 2012, bahkan program ini nantinya bisa dilaksanakan di semua wilayah Hutan perum perhutani yang diharapkan kedepanya akan terealisai pengelolaan hutan lestari, “kata Deden.(*).

        • Dibaca: 1139 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...