Plt.Bupati Subang Diserang Ormas, Kapolres Akan Tangkap Ormas Melanggar Hukum

      altSUBANG (MGO) - Dalam kegiatan silaturahmi antara Kapolres Subang dengan Ormas/LSM/OKP dan Insan Pers, Plt.Bupati Subang diserang habis soal pernyataannya yang nyleneh tapi menyinggung peran aktifis. Sedangkan Kapolres Subang akan tindak tegas Oknum organisasi yang melanggar hukum.

      Dalam kegiatan tersebut paska sambutan Kapolres, Dandim 0605 dan Plt.Bupati Subang dijadikan moment bagi para katifis untuk mengungkapkan isi hatinya, diantaranya ada yang mengungkapkan bersifat kritik membangun, memberikan tantangan kepemimpinan Plt.Bupati, ada pula yang menyerang Plt.Bupati terkait ucapannya yang nyleneh tapi bikin kesal peran organisasi di Subang.

      Serangan dari Ketua FSP Dadang Juanda yang menginginkan agar kepemimpinan Plt.Bupati tidak terpengaruh oleh pihak luar Subang dan berani membersihkan pejabat korup, Ketua KNPI Subang Jaka berharap agar Plt.Bupati tidak menempatkan pejabat yang terkait dengan kasus Bupati Ojang Sohandi, Ketua LSM Protes Dadus Sunaryo yang menggaris bawahi uraian sambutan Kapolres, Dandim dan Plt.Bupati, Ketua LSM Jarang Ade Sahid mengharapkan agar para pihak memahami Tupoksi Ormas/LSM/OKP dan Insan Pers, penyelenggara Negara ketika melaksanakan tugas harus bermartabat, dan Forum silaturahmi harus terus dilakukan agar antara Eksekutiv, Legislativ dan Yudikativ bisa berkesinambungan untuk membangun Subang, dan Ketua Ormas PP yang diwakili oleh praktisi hukumnya, mengharapkan agar Plt.Bupati mempertanggungjawabkan statement-nya dengan kalimah yang ngrecokin agar keluar dari Subang.

      "Saya harapkan Plt.Bupati Subang untuk mempertanggungjawabkan perkataannya. apa maksud dan tujuannya dengan ucapan mengrecokin, apalagi harus keluar dari Subang,"ujar perwakilan Ormas PP Subang, Senin 19/09-2016 di pendopo Rumdin Bupati Subang.

      Plt.Bupati Subang, Hj.Imas Aryumningsih terkait ucapannya yang menyinggung perasan penggiat di Subang, dengan resmi memohon maaf apabila perkataannya menyinggung para penggiat.

      "Saya mohon maaf kepada semua pihak, kedepan akan merespon masukan yang baik untuk membangun Subang yang selaras dengan undang-undang dan peraturan yang ada,"ucapnya.

      Kapolres Subang, AKBP Yudhi S. Wahid, SH.MH, dengan tegas mengatakan akan menindak tegas bagi Ormas/LSM/OKP dan Insan Pers yang melanggar hukum. Namun Kapolres meminta kepada semua pihak hususnya penggiat di Subang untuk bersama-sama mendukung program pembangunan di Kabupaten Subang. Bangun kerjasama, dan komunikasi terbuka serta bergerak sesuai dengan kapasitas masing-masing.

      "Bila ada yang melanggar tak segan akan ditindak, seperti di Majalengka ada oknum LSM GMBI dan Ormas PP yang ditangkap karena melanggar hukum,"ujar Kapolres.

      Dandim 0605 Subang, Letkol Inf. Budi Mawardi Syam, mengajak dan mengingatkan semua pihak bahwa membangun daerah merupakan kewajiban bersama. Adapun teknisnya bisa dilaksanakan sesuai dengan tupoksi dan sesuai kepampuannya masing-masing.

      "Bila dilapangan tupoksinya dilaksanakan dan apabila dilapangan ada temuan kami siap membantu menindak lanjuti,"ujar Dandim.

      Sedangkan menurut Praktisi Hukum Subang yang sempat hadir dalam agenda silaturahmi, Endang Supriyadi, SH.MH. mengatakan, bahwa Plt.Bupati Subang mestinya hati-hati dalam berstatement, karena poksi masing-masing cukup jelas. Bupati sebagai pelaksana teknis dan Ormas/LSM/OKP dan Insan Pers sebagai kontrol sekaligus sebagai penyeimbang pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan. Harus diingat Plt.Bupati dilindungi dan harus melaksanakn tugas sesuai undang-undang dan peraturan lainnya, dan Ormas/LSM/OKP dan Insan Pers pun sama.

      "Saya menyesalkan dengan statemnet Plt.Bupati, mestinya Plt.Bupati berkewajiban membina Ormas/LSM/OKP dan Insan Pers bukan malah dipojokan, adapun pembinaan bisa dilakukan baik diklat secara individu maupun langsung dilaksanakan oleh pemkab Subang,"ujar Endang.(*).

        • Dibaca: 1356 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...