Syukuran Giling 2013 PG Sunat Ratusan Anak

SUBANG (MGO) - Dalam rangka Syukuran Giling PT. PG. Rajawali Subang satu-satunya perusahaan penghasil gula mengadakan berbagai rangkaian acara,

Kegiatan yang dilaksanakan yakni gerak jalan yang di ikuti oleh 4 ribu peserta dari kalangan keluarga besar PT. PG. Rajawali Kab.Subang, Sunatan Masal diikuti oleh sebanyak 130 anak sunat dari Kecamatan Purwadadi, Kec.Cikaum, Kec.Pabuaran, Kec. Patokbeusi, dan Kec.Kalijati.

Menurut General Manager PT. PG. Rajawali Ir.Ibnu Haris, bahwa peserta sunat massal dari sebanyak 130 diberikan santunan berupa pakaian muslim, uang pembinaan senilai Rp.300.000,-dan bingkisan lainnya. Dilaksanakan juga gelar kesenian, bakti sosial dengan masyarakat sekitar, do’a bersama dan lain sebagainya.

Pada hari ini, dilanjutkan Ibnu merupakan puncak acara mengadakan pengajian yang di isi oleh K.H Endang dari Bandung, dan di hadiri oleh Muspida, Muspika Purwadadi, karyawan dan masyarakat sekitar perusahaan.

“Kegiatan seperti ini adalah rutinitas yang selalu kami lakukan tiada lain dalam rangka mensukseskan giling tahun 2013 ini. Serta untuk menyatukan kebersamaan pihak perusahaan dan masyarakat sekitar, jelasnya.

Seperti tema yang di angkat tahun ini, dilanjutkan Ibnu yaitu melakukan usaha dan semangat kebersamaan dalam sukseskan giling 2013 sekaligus guna memberikan kontribusi yang positif untuk masyarakat luas. Pada tahun ini, ada 3,2juta Kwintal tebu yang dihasilkan dari seluas kebun 5 ribu hektar yang akan di giling dan akan diproses memakan waktu selama 116 hari.

"Kami menargetkan 29 ribu ton gula yang dihasilkan produksi perkebunan pada tahun 2013 ini”ucapnya.(*).

 

Petani Teriak SHS Jual Padi Exspired, Tapi SHS Belum Bisa Bayar Padi Petani

PANTURA (MGO) - Teriakan petani PT.SHS.KR.1 Sukamandi yang belum bisa menerima pelunasan uang pembayaran hasil panennya karena terjadi kekosongan keuangan.

Sementara itu hasil penjualan padi exspired seberat 1.000 ton belum bisa digunakan untuk pembayaran padi petani karena hasil penjualan padi tersebut harus disetorkan dulu ke PT.SHS.Pusat.

Harapan petani yang sempat datang kesekian kalinya ke kantor regional 1 Sukamandi pada hari Selasa (5-5-2013) lalu tergantung kepada janji GM SHS.KR.1 Sukamandi yang menjanjikan akan melunasi hutangnya kesejumlah petani."Semoga saja ahir pekan ini janji GM akan melunasi pembayaran kami bisa ditepati,"harap petani.

Kepala Bagian SDM & Hukum PT.SHS.KR.1 Sukamandi, Zaenal, SH. ketika dihubungi melalui polselnya, Jum'at (10-5-2013) menjelaskan bahwa sisa utang pembayaran padi kepada petani sekira Rp.3,1 Milyar dan sedang menunggu keputusan SHS pusat untuk menurunkan uang. Sedangkan uang hasil penjualan padi exspired sebanyak 1.000 ton lebih belum bisa dibayarkan kepada petani karena uang tersebut disetorkan dulu ke PT.SHS pusat yang selanjutnya untuk pembayaran padi petani pihaknya sedang menunggu transper dari SHS pusat.

"Penjualan padi exspired telah selesai namun belum bisa digunakan untuk membayar petani, karena uangnya disetorkan dulu ke pusat,"jelas Zaenal.

Semoga saja janji SHS melalui GM SHS KR.1 Sukamandi yang kesekian kalinya dalam pekan ini bisa diselesaikan, apabila pembayaran petani pekan ini tidak terselesaikan maka pernyataan GM SHS KR.1 yang ke sepuluh kali tidak terbukti, alias janjinya meleset tidak terbukti dan omong doang.

Dengan demikian menambah Omdo GM PT.SHS yang kesepuluh, sementara yang kesembilannya pernah dikatakan GM akan hengkang dengan rela untuk meninggalkan SHS.KR.1 Sukamandi apabila gagal untuk mencapai produksi padi sesuai target. Namun apa yang terjadi GM masih betah di SHS KR.1 meskipun disejumlah blok lokasi sawah mengalami penurunan produksi ada yang capai 2 ton per hektar, ada pula petani mengalami gagal panen, sawah yang dikelola PBS habis terkena penyakit kresek, dan bahkan banyak para petani harus nombok bayar sewa sawah lantaran menurunnya hasil panen.(*).

 

PD.Gapoktan Mulyajaya Penuhi Distribusi Benih Padi Ke Andalas Sebanyak 450 Ton

PANTURA (MGO) - Perusahaan Dagang (PD) Gapoktan Mulyajaya beralamatkan di jln.Rancamulya Kp.Bakan lame Desa.Rancamulya Kec.Patokbeusi Kab.Subang, Jawabarat mampu mensuply 450 ribu Ton benih padi unggulan berbagai varietas ke wilayah Sumatera Selatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur PD.Gapoktan Mulyajaya Patokbeusi, Ir. Muhammad Agus Jaka kepada Reporter MGO dilokasi kerjanya, Rabu (27-03-2013). Kata Agus terahir memenuhi kebutuhan petani Sumatera Selatan hingga pada tanggal 26 Maret kemarin, meskipun tanpa menguraikan pendistribusian secara rinci namun pihaknya mendapatkan kepercayaan dari pulau Andalas itu tidaklah mudah, tentunya sejak berdirinya PD.Gapoktan Mulyajaya pada tahun 1996 berbagai pengorbanan baik harta maupun waktu dalam pengembangan perusahaannya yang menghasilkan masa depan yang gemilang.

"Untuk meraih kepercayaan kuncinya hanya satu yaitu mengutamakan kualitas produksi dan berikan pelayanan yang terbaik buat para pelanggan maka para pelanggan akan merasa puas kemudian akan mencari kita dengan sendirinya,"jelas Agus.

Adapun suply terbesar setelah pulau Jawa yakni dari sebanyak 450 ribu ton yang didistribusikan ke pulau andalas, dilanjutkan Agus Jaka, varietas yang paling laris adalah varietas IR 64, Ciherang dan Ciliwung. Untuk memenuhi kebutuhan konsumennya dengan polos Agus mengatakan guna mendukung usahanya yang semakin lama semakin berkembang pesat sangat membutuhkan Investor."Orang media kan banyak kenalannya, coba carikan investor agar mau berinvestasi dengan kita,"ujar Agus.

Sayangnya Agus tidak mengatakan nominal kebutuhan investasi, yang jelas Agus membutuhkan dukungan dana guna mensuport para penangkar dalam pembiayaan produksi padi benih, dan permodalan produksi benih siap antar."Biaya produksi yang terberat adalah produksi di sini, yakni proses pembersihan, pengepakan dan lainya,"jelas Agus.(*).