Menteri Perdagangan RI Tinjau Sapi ke Kalijati Subang

SUBANG (MGO) - Menghadapi Idul Fitri 1438 H secara nasional semua kebutuhan pangan cukup tersedia. Menurut Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggartiasto Lukita pemerintah sekarang tengah mengawasi jalur distribusi kebutuhan.

“Mudah-mudahan tidak ada yang mempermainkan harga sehingga kebutuhan tertap terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya di PT. Bina Mentari Tunggal (BMT) saat melakukan Kunjungan Kerja untuk meninjau persediaan/stok daging sapi segar pada bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1438 H di Kabupaten Subang Jawa Barat, Jum'at (2/6).

Dikatakan Menteri Perdagangan melihat posisi stok daging sapi pada saat ini lebih dari cukup dan sangat terjamin. “Pada bulan Ramadhan sampai menjelang Lebaran tahun ini, suplainya sama sekali tidak ada kekawatriran karena pasokannya berlebih,” imbuhnya.

Kemudian kata Enggartiasto untuk menghindari lonjakan harga khususnya daging, perlu ada peningkatan volume. “Hanya volume saja yang ditingkatkan dengan demikian maka pasokan yang tetap dan harga (juga akan) tetap (stabil),” imbuhnya lagi.

Pemerintah, lanjut dia akan berusaha mengendalikan harga daging sapi maksimum 80 ribu rupiah per kilogram. “Jadi masyarakat ada pilihan dalam bulan suci ramadhan ini Insya Allah harga akan terkendali,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Enggartiasto berserta rombongan meninjau proses pemotongan sapi sampai packing dengan didampingi Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih, Komandan Lanud Suryadarma, Marsma TNI Suparmono, Komandan Kodim 0605 Subang, Letkol Inf Fikri Ferdian beserta kepala Dinas Perdagangan dan Kepala Dinas Peternakan.

Sementara itu kata Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih yang didampingi Kepala Dinas Peternakan, Rahmat Fatharahman untuk ketersediaan kebutuhan di Subang selama Bulan Ramadhan hingga Lebaran masih sangat aman.

“Sebenarnya (untuk kebutuhan normal) ketersediaan masih aman sampai akhir tahun namun suka ada lonjakan kebutuhan biasanya ada lonjakan kebutuhan pada Idul Fitri,” ujarnya menjelaskan.

Rombongan Menteri didampigi oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan.(*)