Penutupan Safari Ramadhan 1437 H

SUBANG (MGO) - Kepada warga Patimban Subang hendaknya bersyukur karena daerahnya telah ditetapkan oleh Pemerintah RI melalui Presiden sebagai lokasi Pelabuhan Internasional. Menurut Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih masyarakat Patimban Pusakanagara sangat diharapkan mendukung proyek ini.

Dengan adanya pelabuhan, kata Imas diharapkan mampu mendongkrak peningkatan perekonomian dan perdagangan

 

”Oleh karenanya masyarakat Subang harus bersyukur karena Patimban terpilih oleh Pusat bahkan peraturan Presidennya sudah diterimanya,” ujarnya pada sambutan Penutupan Safari Ramadhan 1437 H di Masjid At-Taqwa Desa Kalentambo Kecamatan Pusakanagara, Rabu malam (22/6/2016).

 

Masyarakat harus mendukung kelancaran proses pembangunan ini dan bila terwujud akan meningkatkan kesejahteraan dan menambah penghasilan masyarakat.

 

Dengan keberadaan Pelabuhan Internasional maka akan dibangun berbagai fasilitas pendukung. Diantaranya pembanguna jalan kereta api dari Pagaden menuju Patimban dan pembangunan sarana jalan yang kokoh.

 

Kemudian dikatakan pemerintah juga saat ini tengah menangani pembangunan Bendungan Sadawarna yang akan berfungsi pada pengairan sawah dan upaya mengatasi banjir.

 

Sedangkan mengenai sodetan yang menjadi aspirasi masyarakat Pantura sejak lama, kata Plt Bupati saat ini telah berhasil diperjuangkan. Anggarannya telah ada. Kini tengah mengurus masalah administrasinya.

 

Selanjutnya kata Imas kegiatan Safari Ramadhan bertujuan untuk mempererat jalinan silaturahim dengan masyarakat. Usai penutupan kegiatan Safari Ramadhan, shalat tarawih harus tetap dilaksanakan seperti biasa di lingkungan masing-masing.

 

Camat Pusakanegara, Ela Nurlela dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kedatangan Tim safari ramadhan Pemda Kabupaten Subang. Moment ini bisa mningkatkan jalinan silaturahim antar warga dengan pejabat pemerintah. “Mengenai program pelabuhan Patimban mudah-mudahan berjalan lancar dan sesuai rencana,” katanya.

 

Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan 2 buah karpet, santunan kepada 34 kaum dhu'afa dengan perwakilan kepada 10 orang yang diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Subang.
Menyerahkan KTP elektronik, akte kelahiran dan akte kematian kepada warga.
Sebelum shalat tarawih berjamaah, disampaikan tausiyah oleh H. Ali Maksum yang menyampaikan supaya bersyukur karena masih bisa bersilaturahim melalui kegiatan Safari Ramadhan. Kemudian kata Ali Maksum harus berusaha mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari 1000 bulan.

 

“Nilai plus yang luar biasa. Yang menjadi masalah adalah kapan turunnya Malam Lailatul Qadar itu? Hal itu dirahasiakan oleh Allah SWT. Dengan tujuan untuk menjaga ibadah dibulan Ramadhan,” paparnya.

 

Bertindak sebagai imam shalat tarawih berjamaah ialah KH Mudofar dan Salimun sebagai bilal.

 

Turut dihadiri oleh Para Camat, pejabat Pemkab Subang, perwakilan Kodim 0605, Polres Subang, Den POM, perwakilan Komandan Lanud Suryadarma dan Komandan Windik.(*)