Sensus Ekonomi di Subang Baru 90%

SUBANG (MGO) - Sensus Ekonomi Nasional di Kabupaten Subang baru berhasil menyusun data pencacah sebanyak 90 persen dari total target data yang dicari.

Menurut Kepala Seksi Statistik Distribusi BPS Subang, Agus Syahri waktu penyerapan data di lapangan ditambah maksimal 15 hari ke depan. “Seharusnya, sesuai pencanangan nasional, pendataan Sensus Ekonomi ini dimulai pada 1 hingga 31 Mei,” ujar Agus, Selasa (31/5/2016).

 

Kata Agus petugas di lapangan mengalami kesulitan terlebih ketika harus mendata perusahaan besar. Pihaknya memperkirakan ada hal-hal yang bersifat rahasia dalam pemberian data.

 

“Namun kita pastikan tidak akan ada kebocoran data. Kita (nanti) umumkan hasil sensus secara agregat, tidak satu satu," bebernya.

 

Agus menjelaskan, ada beberapa hal yang terpaksa harus diperpanjang, seperti disebutkan tadi. Lebih baik menambah waktu daripada tidak tuntas dalam pengumpulan data.

 

Penambahan waktu untuk yang 10 persen, kata Agus harus sesegera mungkin.

 

”Namun, semua tergantung responden, tapi kita targetkan paling lama 15 hari," imbuhnya.

 

Pendataan yang dilakukan seputar Nama alamat perusahaan, badan hukum, penggunaan komputer, kegiatan utama, produk utama, pembukuan, pendapatan dan pengeluaran.

 

Dengan melibatkan sebanyak 1752 petugas BPS Subang yang terdiri dari pengawas dan pencacah.

 

"Jadi kami imbau yang belum sensus atau belum menyerahkan dokumen sensus agar secepatnya diberikan untuk mempercepat proses sensus ekonomi ini. Karena berkaitan erat dengan kebijakan pemerintah ke depan," pungkasnya.

 

Sejauh ini, di BPS Subang sendiri belum melakukan analisa apapun terkait data sensus ekonomi yang sudah masuk tersebut.

 

"Kita baru terima dokumen saja. Belum ada analisis apa apa. Nanti pasti kita umumkan secara detail apa yang sudah kita hasilkan," pungkasnya.(*)